Indeks Kospi Naik 0,89 Persen

foto: istimewa

Pasardana.id - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, naik 16,77 poin, atau sekitar 0,89 persen, pada Rabu (22/4/2020), menjadi 1.896,15. Volume perdagangan moderat mencapai 805 juta saham senilai 9,3 triliun won atau sekitar US$7,5 miliar, dengan saham yang naik melampaui yang turun 435 berbanding 404.

Angka indeks naik terdongkrak paket stimulus yang diluncurkan pemerintah Korea Selatan. Nilai paket stimulus mencapai 135 triliun won, lebih besar 35 triliun dari rencana semula.

“Investor ritel melakukan pembelian saham secara agresif sehingga angka indeks terdongkrak. Peningkatan yang terjadi juga dipengaruhi paket stimulus,” kata Noh Dong-Kil, analis NH Investment & Securities, seperti dikutip Yonhap News.

Investor ritel membeli saham senilai 317 miliar won, sedangkan investor institusi dan asing total menjual saham senilai 344 miliar won.

Saham perusahaan teknologi Samsung Electronics dan SK Hynix masing-masing melonjak 1,2 persen dan 3,2 persen. Saham maskapai penerbangan Korean Air Lines naik 0,5 persen.

Di sisi lain, saham perusahaan otomotif Hyundai Motor anjlok 1 persen. Saham perusahaan baja POSCO turun 0,6 persen, sedangkan saham perusahaan kilang minyak SK Innovation anjlok 2,2 persen.

Nilai tukar won melemah terhadap dolar Amerika Serikat, turun 2,50 won dari sesi sebelumnya menjadi 1.232,20 won per dolar AS.

Secara umum bursa saham Asia diliputi sentimen positif, dengan indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang naik 0,4 persen.

Indeks S&P/ASX 200 di Bursa Australia berakhir datar dengan pergerakan turun hanya 0,1 poin menjadi 5.221,20. Di Asia Tenggara, indeks utama perdagangan saham Bursa Singapura, Thailand, Filipina, Malaysia, dan Vietnam melemah, sedangkan Bursa Indonesia menguat.

Indeks Shanghai Composite di Bursa Efek Shanghai, Tiongkok, meningkat 16,97 poin, atau sekitar 0,60 persen, menjadi 2.843,98. Indeks Hang Seng di Bursa Efek Hong Kong naik 92,19 poin, atau sekitar 0,39 persen, menjadi 23,885,74.