OJK Perketat Pengawasan Terhadap Emiten dan Pelaku Pasar

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id -  Otoritas Jasa Keuangan (OJK) akan memperketat pengawasan terhadap industri pasar modal, baik itu terhadap perilaku transaksi investor maupun terhadap emiten. Hal itu untuk memastikan perlindungan terhadap investor ritel.

Hal itu disampaikan Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK, Hoesen di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (19/8/2019).

‘Jumlah investor sudah mencapai 2 juta, sedangkan investor saham saja sudah 900 ribu-an. Sehingga perlindungan investor ritel menjadi perhatian kami,” kata dia.

Ia menyebutkan, salah satu bentuk perlindungan investor adalah keterbukaan informasi dari emiten. Tapi keterbukaan tersebut harus dipastikan kehandalannya.

“Kedepan akan kami perketat pengawasan sebagai bentuk perlindungan investor,” kata dia.

Ia menjelaskan, pihaknya dengan tiga SRO pasar modal yakni BEI, KSEI dan KPEI akan menganalisa data yang tersedia, memastika pasar wajar, teratur dan efisien.

“Data kan semakin banyak, kita akan analisa bersama dengan SRO,” kata dia.

Untuk diketahui, hingga tanggal 9 Agustus 2019, regulator pasar modal itu telah melakukan pemeriksaan terhadap 36 emiten, 22 pemeriksaan terkait transaksi dan lembaga efek dan tiga pemeriksaan terkait pengelolaan investasi.