IHSG|OJK|BEI|KSEI|PT Bursa Efek Indonesia|KPEI|Laksono Widodo
Oleh: Aziz

istimewa
Pasardana.id - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menilai fenomena penurunan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hingga turun 10,58% sepanjang tahun ini masih wajar. Hal itu dikerenakan IHSG belum pernah turun hingga 5% secara intraday atau dalam satu hari perdagangan.
Menurut Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa, Laksono Widodo, fenomena penurunan indeks saat ini masih dalam kategori wajar. Tapi jika IHSG turun hingga 5% dalam satu hari atau intraday, maka BEI akan berinisiatif mengajak KPEI, KSEI dan OJK berembuk untuk mengambil kebijakan.
Dalam protokal bursa disebutkan jika IHSG turun sampai 5% maka kami akan kumpul dengan SRO lainya (KPEI dan KSEI) dan berkoordinasi dengan OJK, kata dia di Jakarta, Jumat (07/9/2019).
Namun, dia mengingatkan, pertemuan tersebut belum tentu mengambil kebijakan menjalankan protocol krisis seperti menerapkan asimetris auto rejection atau penolakan penawaran secara otomatis.
Belum tentu kami mengambil kebijakan penerapan auto rejection asimetris , kata dia.
Asal tahu saja, IHSG pada sesi II tanggal 5 September 2018 sempat turun 4,8% dan keesokan harinya seluruh Direksi BEI, Dirut KSEI, Dirut KPEI dan Kepala Eksekutif Pengawasan Pasar Modal OJK, Hoesen mengadakan pertemuan informal di gedung BEI.