Usai Mini Ekspos, Bali United Kembali Tegaskan Incar Rp300 Miliar dengan Melepas 33,3% Saham Lewat IPO

foto : ilustrasi (ist)

 

Pasardana.id - Klub Sepak Bola asal Pulau Dewata, Bali United mengincar dana sebesar Rp300 miliar melalui aksi korporasi penawaran saham perdana atau initial public offering (IPO).

Rencananya, klub sepak bola tersebut akan melepas 33,3% dari total modal disetor dan ditempatkan penuh.

Hal itu disampaikan oleh Direktur Keuangan PT Bali Bintang Sejahtera, Yohanes Ade Bunian Moniaga setelah melakukan paparan mini dihadapan manajemen BEI, di gedung BEI, Jakarta, Selasa (26/2/2019).

“Target dananya kira-kira Rp300 miliar, tapi untuk detailnya saat public ekspos,” kata dia.

Ia menambahkan, penggalangan dana tersebut akan digunakan untuk investasi sebesar 40% seperti untuk pengembangan stadiun sepak bola milik klub, kontrak kerja pemain sepak bola peralatan dan menambah modal anak usaha.

“Sisanya untuk modal kerja,” kata dia.

Untuk itu, perseroan telah menyampaikan prospektus kepada OJK (Otoritas Jasa Keuangan) berdasarkan laporan keuangan periode 31 Desember 2019.

Dengan demikian, klub sepakbola tersebut hanya memiliki waktu hingga akhir Juni 2019 untuk menawarkan sahamnya.

Sementara itu, Direktur Utama PT Bali Bintang Sejahtera, Yabes Tanuri menyampaikan, dalam paparan dihadapan manajemen BEI, pihaknya menyakinkan kelangsungan usaha klub sepak bola tersebut.

“Klub sepak bola ada yang dari tahun 1920, 1918, 1930 sedangkan pemerintahan dari Belanda, Jepang dan Indonesia,” kata Yabes.

Dengan menjadi perusahaan terbuka, jelas dia, Bali United akan memastikan keterbukaan informasi dari sisi laporan keuangan hingga manajemen.

“Selama ini, saya tidak pernah jawab berapa harga apapun kecuali harga tiket, Tapi setelah IPO akan lebih terbuka,” tandas dia.