Penyerapan Anggaran Kementan Baru 19,66 Persen dari Pagu Total Rp31,5 Triliun

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id - Berdasarkan data Sistem Perbendaharaan dan Anggaran Negara (SPAN) Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Kementerian Pertanian baru melakukan penyerapan anggaran 2016 sebesar 19,66 persen dari pagu total sebanyak Rp31,5 triliun.

Menyikapi hal tersebut, Menteri Pertanian, Amran Sulaiman mengungkapkan, berbagai cara dilakukan untuk mempercepat penyerapan anggaran di lembaga yang dipimpinnya tersebut.

"Antara lain, melalui percepatan pengadaan barang/jasa, percepatan penetapan Calon Petani Calon Lokasi (CP/CL), dan percepatan kegiatan fisik di lapangan," jelas Amran, di kantornya, Jalan RM Harsono, Ragunan, Jakarta Selatan, Selasa (31/5/2016).

Selain itu, lanjut dia, pihaknya akan meminta seluruh kepala dinas/badan lingkup pertanian provinsi dan jajarannya untuk melakukan percepatan pelaksanaan kegiatan dan serapan anggaran 2016.

"Kita juga akan mendorong satuan kerja (satker) di kabupaten dan kota untuk percepatan kegiatan dan serapan anggaran di wilayahnya," jelas dia.

Sementara itu, Wakil Presiden Jusuf Kalla optimistis penyerapan anggaran pada triwulan kedua akan lebih baik.

"Optimistis di triwulan II meningkat, karena program pemerintah, proyek-proyek hampir sudah jalan, sudah tender," kata Kalla.

Asal tahu saja, penyerapan anggaran kementerian pada triwulan pertama 2016 dinilai masih rendah. Ini menyebabkan pertumbuhan ekonomi cuma berada di angka 4,92 persen.

Kalla berujar, rendahnya penyerapan anggaran pada triwulan I 2016 bisa dipahami karena awal tahun banyak proyek yang masih dalam proses tender.

Meski dianggap rendah, diingatkan bahwa penyerapan di triwulan I 2016 masih lebih baik dibanding triwulan II, tahun sebelumnya. "Tapi memang lebih rendah dibanding triwulan terakhir tahun lalu," pungkas Kalla.