Kementan Belum Hitung Angka Impor Kedelai dan Daging Sapi

foto : istimewa

Pasardana.id - Kementerian Pertanian (Kementan) akan mengimpor kedelai dan daging kerbau pada 2016. Namun, berapa jumlah masing-masing yang di impor tersebut, belum diketahui secara pasti.

"Kita masih menghitung kebutuhannya," kata Kepala Biro Hubungan Masyarakat (Kabiro Humas) dan Info Publik Kementan, Agung Hendriadi di Jakarta, kemarin.

Impor kedelai dilakukan akibat defisit sebesar 2,09 juta ton. Angka ini dihitung dari total kebutuhan kedelai dalam negeri sebesar 2,59 juta ton pada 2016 hanya tersedia 1,5 juta ton. 

"Untuk mengatasi defisit dilakukan impor kedelai dari Amerika Serikat dan Argentina," ujarnya.

Kejadian serupa dialami daging sapi dengan defisit sebesar 220.000 ton pada tahun ini.

Hal tersebut diketahui dari kebutuhan daging sapi dari Agustus sampai Desember 2016 sebesar 662.300 ton, sedangkan ketersediaan hanya sebesar 441.800 ton.

"Ketersediaan daging sapi setiap bulan 36.000 ton," ucapnya.

Asal tahu saja, sebelumnya, kebutuhan daging sapi meningkat jelang hari besar keagamaan seperti Idul Adha. Tahun ini diperkirakan membutuhkan 55.000 ton.

"September ini bertepatan dengan Idul Adha kekurangan pasokan daging sapi sebesar 18.000 ton," tandasnya.