Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG)|analisa market|PT MNC Sekuritas

ANALIS MARKET (22/9/2026): IHSG Masih Rawan Koreksi

Oleh: Ria

22 September 2026, 06:51
ANALIS MARKET (22/9/2026): IHSG Masih Rawan Koreksi

foto: ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Riset harian MNC Sekuritas menyebutkan, diperdagangan kemarin (21/9), IHSG melanjutkan koreksinya sebesar 0,88% ke 6,384 dan masih didominasi tekanan jual.

“Secara teknikal, Kami perkirakan, IHSG masih berada pada bagian dari wave iv dari wave (c) pada label hitam sehingga IHSG masih rawan menguji kembali 6,290-6,370. Namun, selama IHSG masih mampu berada di atas 6,370 maka masih terdapat peluang IHSG menguat ke rentang 6,541-6,581. Diperkirakan Support: 6,371, 6,279 dan Resistance: 6,585, 6,633,” sebut analis MNC Sekuritas dalam riset Selasa (22/9).

Selanjutnya disebutkan beberapa saham yang bisa menjadi pilihan pelaku pasar diperdagangan hari ini, yaitu: ASII, BBNI, DEWA, dan HRTA.

Berikut ini trading plan-nya:

ASII - Trading Buy

ASII terkoreksi ke 4,820 dan disertai dengan munculnya volume pembelian, namun masih tertahan oleh MA20. Kami memperkirakan, posisi ASII saat ini sedang berada di awal wave [c] dari wave B pada label hitam. Trading Buy: 4,790-4,820 Target Price: 4,990, 5,200 Stoploss: below 4,770

BBNI - Buy on Weakness

BBNI terkoreksi 0,82% ke 3,620 dan masih didominasi oleh tekanan jual, koreksinya pun tertahan oleh MA60. Kami perkirakan, posisi BBNI saat ini sedang berada pada bagian dari wave (c) dari wave [b]. Buy on Weakness: 3,440-3,550 Target Price: 3,720, 3,880 Stoploss: below 3,400

DEWA - Buy on Weakness

DEWA terkoreksi 1,62% ke 364 dan masih didominasi oleh tekanan jual. Saat ini, kami perkirakan posisi DEWA sedang berada pada bagian dari wave C dari wave (B). Buy on Weakness: 334-352 Target Price: 396, 434 Stoploss: below 326

HRTA - Buy on Weakness

HRTA terkoreksi 3,18% ke 2,130 dan disertai dengan munculnya tekanan jual. Kami perkirakan, posisi HRTA saat ini sedang berada pada bagian dari wave (c) dari wave [a] pada label hitam. Buy on Weakness: 2,040-2,100 Target Price: 2,250, 2,380 Stoploss: below 2,000

Disclaimer On

Berita Terkini

See More