FedEx Perkuat Layanan Impor Digital, Pembayaran Bea Masuk hingga Pajak Kini Terintegrasi
Oleh: Corri

foto: ilustrasi (ist)
Pasardana.id – Federal Express Corporation (FedEx) memperkuat kapabilitas digital FedEx Import Tool dengan mengintegrasikan pembayaran bea masuk dan pajak serta memperluas layanan ke sembilan pasar Asia Pasifik, termasuk Indonesia.
Melalui platform ini, importir dapat mengelola proses kepabeanan dalam satu layanan digital, mulai dari pengiriman dokumen, pemantauan status pengiriman secara real-time, hingga pembayaran bea masuk dan pajak.
Integrasi tersebut diharapkan mengurangi risiko keterlambatan sekaligus meningkatkan transparansi proses impor.
Pembaruan ini hadir di tengah peningkatan volume perdagangan impor ke Asia Pasifik sekitar 15% secara tahunan pada kuartal I 2026.
Sementara itu, lebih dari sepertiga perusahaan di kawasan tersebut mengoperasikan beberapa jalur rantai pasok secara bersamaan untuk mengantisipasi gangguan operasional.
Presiden FedEx untuk kawasan Asia Pasifik, Salil Chari, mengatakan pelaku usaha menghadapi kompleksitas yang semakin tinggi dalam memenuhi regulasi kepabeanan, persyaratan dokumentasi, dan prosedur impor di berbagai pasar.
“Pelanggan membutuhkan solusi yang lebih sederhana dan transparan untuk mengelola proses kepabeanan impor. FedEx Import Tool yang telah ditingkatkan memberikan visibilitas dan kendali lebih baik di setiap tahapan proses impor,” ujarnya dalam siaran pers, Senin (12/10).
FedEx Import Tool kini tersedia di Indonesia, Australia, Selandia Baru, Jepang, Korea Selatan, Filipina, Singapura, Malaysia, dan Thailand.
Fitur yang tersedia mencakup notifikasi otomatis melalui SMS, email, atau media sosial; pengelolaan dan pengunduhan dokumen digital; serta pembayaran melalui kartu kredit, dompet digital, dan transfer bank.
Layanan ini dapat digunakan pemegang akun FedEx maupun penerima kiriman tanpa akun.
Selain itu, FedEx mengembangkan solusi digital lainnya, termasuk FedEx Ship Manager™ yang membantu UMKM mengelola pengiriman, dengan dukungan kecerdasan buatan (AI) untuk meningkatkan akurasi dokumentasi.
FedEx juga menyediakan Customs AI, chatbot untuk membantu penyusunan deskripsi produk, serta Harmonized Tariff Schedule (HTS) Code Lookup berbasis machine learning untuk membantu menentukan klasifikasi tarif yang tepat dan mengurangi risiko kesalahan dokumen.
Berbagai inovasi tersebut merupakan bagian dari upaya FedEx meningkatkan efisiensi rantai pasok dan membantu pelaku usaha beradaptasi dengan dinamika perdagangan global.




