See More

12 Agustus 2026, 19:04

12 Agustus 2026, 18:50

12 Agustus 2026, 17:05

12 Agustus 2026, 16:38

12 Agustus 2026, 15:30

12 Agustus 2026, 15:13
koordinasi kementerian|penyaluran bbm bersubsidi|bahlil lahadalia|Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa
Oleh: Ronal

Foto : istimewa
Pasardana.id – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia berwacana akan membuat penyaluran bahan bakar minyak (BBM) subsidi lebih tepat sasaran.
Hal tersebut diungkapnya usai melakukan pertemuan dengan Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa di Kementerian Keuangan (Kemenkeu) pada Selasa (11/8) kemarin.
“Kita membahas juga terhadap pola subsidi tepat sasaran. Selama ini kan kita tahu teman-teman, sebagian subsidi tidak tepat sasaran. Masa orang kaya harus kita subsidi? Contoh Pertalite. Desil 9, desil 10 masih kena, masih dapat subsidi,” ujarnya.
Disampaikan Bahlil, pemerintah tengah membahas sistem penyaluran subsidi agar dapat lebih banyak diterima masyarakat yang memang berhak.
Pembahasan tersebut, ucap Bahlil, dilakukan melalui koordinasi bersama Menteri Keuangan.
Selain itu, Pemerintah juga masih menghitung potensi penghematan yang dapat diperoleh dari perbaikan skema subsidi tersebut.
“Nah ini yang kita mulai bahas sistemnya segala macam supaya apa? Angka subsidi yang ratusan triliun ini betul-betul diberikan kepada saudara-saudara kita yang berhak menerimanya,” ucapnya.
Dalam kesempatan yang sama, Menkeu Purbaya mengatakan, pembatasan tersebut berpotensi diterapkan kepada kelompok kuartil 9 dan 10.
Hanya saja, kata Menkeu, kebijakan tersebut belum akan diterapkan dalam waktu dekat.
Menurut Bendahara Negara, pemerintah masih mempelajari sistem yang tepat untuk menerapkan pembatasan subsidi tersebut.
Kajian tersebut dilakukan agar penyaluran subsidi dapat lebih tepat sasaran tanpa mengganggu masyarakat yang memang membutuhkan.
“Sedang kita pelajari sistemnya, saya juga sudah sempat melihat sistem Pertamina sudah cukup baik sehingga siap bisa dilaksanakan,” ujar Menkeu.