Indeks Kospi Melonjak 1,21 Persen
Oleh: Rezy

foto: istimewa
Pasardana.id - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, melonjak 63,01 poin, atau sekitar 1,21 persen, pada Rabu (23/9/2026), menjadi 7.080,92.
Volume perdagangan tipis hanya mencapai 217,4 juta saham senilai 20,8 triliun won atau sekitar US$15,3 miliar, dengan saham yang turun melampaui yang naik 546 berbanding 310.
Angka indeks menguat untuk sesi keempat sesi beruntun dipicu aksi beli para investor terhadap saham semikonduktor.
“Dengan pasar saham Korea Selatan akan tutup pada libur Chuseok, para investor melakukan aksi wait-and-see,” jelas Lee Kyung-Min, analis Daishin Securities, seperti dikutip Yonhap News.
“Aksi jual investor asing dan institusi membatas pergerakan naik angka indeks,” pungkasnya.
Investor ritel dan asing masing-masing melepas saham senilai 1,4 triliun won dan 51 miliar won, sedangkan investor insitusi meraup saham senilai 31,6 miliar won.
Saham perusahaan teknologi Samsung Electronics dan SK Hynix masing-masing melonjak 3,25 persen dan 1,2 persen. Saham SK Square yang merupakan induk perusahaan SK Hyni melambung 5,03 persen.
Nilai tukar won menguat terhadap dolar Amerika Serikat, naik 0,2 won dari sesi sebelumnya menjadi 1.358,4 won per dolar AS.
Secara umum bursa saham Asia diliputi sentimen positif hari ini, di kala Bursa Efek Tokyo tutup sehubungan berlangsungnya libur perayaan Autumn Equinox Day. Indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang naik 0,2 persen.
Indeks S&P/ASX 200 di Bursa Australia naik 7,5 poin, atau sekitar 0,1 persen, menjadi 8.765,3. Di Asia Tenggara, indeks utama perdagangan saham Bursa Singapura, Indonesia, dan Thailand menguat, sedangkan Bursa Vietnam, Filipiina, dan Malaysia melemah.
Indeks Shanghai Composite di Bursa Efek Shanghai, Tiongkok, turun 15,61 poin, atau sekitar 0,39 persen, menjadi 3.936,52.




