Prabowo Sebut Indikasi Keterlibatan Perusahaan Asing di Karhutla
Oleh: Ronal

Foto : BPMI Setpres
Pasardana.id - Presiden Prabowo Subianto menyebutkan ada beberapa nama perusahaan yang diduga terlibat dalam kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sumatera dan Kalimantan.
"Ternyata, ada indikasi-indikasi banyak perusahaan asing yang ikut harus bertanggung jawab,” ucap Prabowo saat memberikan pengarahan dalam Rapat Koordinasi Nasional Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (Rakornas TPAKD) 2026 di Jakarta, Kamis (22/10).
Ada sejumlah perusahaan asing pemegang konsesi yang jadi sorotan Presiden karena diduga telah melakukan pelanggaran berulang kali. Bahkan ada yang disebutkan melakukan pelanggaran hingga 19 kali.
“Dikasih konsesi sudah belasan tahun, ada yang melanggar tiga kali, empat kali, melanggar tiga kali, empat kali. Ada yang belasan kali. Ada yang 19 kali melanggar,” sambungnya.
Prabowo menegaskan bahwa pemerintah tidak akan ragu mencabut izin usaha perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran terkait karhutla.
“Ini menurut saya, sudah tidak usah lagi. Kalau dua kali melanggar, cabut saja (izinnya)," tegas Prabowo.
Meski telah menerima informasi mengenai dugaan pelanggaran tersebut, Presiden belum bersedia membeberkan identitas perusahaan yang dimaksud.
"Nanti, pada saatnya kita umumkanlah nama-nama itu," tukas Prabowo.




