ANALIS MARKET (27/2/2024) : IHSG Diperkirakan Cenderung Tertekan

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Riset harian FAC Sekuritas menyebutkan, pada perdagangan kemarin (26/2), IHSG ditutup melemah 11,27 poin (-0,15%) ke level 7.283,82.

IHSG melemah sejalan dengan kekhawatiran berlanjutnya tekanan jual di pasar saham domestik di tengah minimnya katalis postif di market.

Dari internal, Laporan Survei Permintaan dan Penawaran Pembiayaan Perbankan Januari 2024 mencatat kebutuhan pembiayaan korporasi (Jan-24) tumbuh terbatas, tercermin dari SBT pembiayaan korporasi sebesar 6,5%.

Penyaluran kredit perbankan (Jan-24) juga tumbuh terbatas dengan SBT sebesar 24,5%.

Kemudian, nilai tukar Rupiah kemarin melemah 0,30% terhadap dollar AS menjadi Rp15.635 (JISDOR).

Sementara itu, Wall Street tadi malam ditutup melemah, tercermin dari DJIA (-0,16%), S&P 500 (-0,38%), dan Nasdaq (- 0,13%).

Saham-saham AS sebagian besar datar pada hari Senin pasca rekor tertingginya, karena para investor memantau dengan cermat momentum pasar di tengah kekhawatiran ekonomi dan inflasi yang sedang berlangsung.

Minggu ini, investor fokus pada data inflasi PCE dan pidato Federal Reserve.

PCE dan inflasi inti diperkirakan akan menunjukkan sedikit peningkatan bulanan, dengan laju tahunan diperkirakan akan melambat.

Dalam berita perusahaan, saham Berkshire Hathaway merosot -1,99% setelah mencapai level tertinggi sepanjang masa di awal sesi, menyusul pendapatan operasional Q4 yang kuat.

“Menyikapi beragam kondisi tersebut diatas, pada perdagangan hari ini, IHSG diperkirakan cenderung tertekan,” sebut analis FAC Sekuritas dalam riset Selasa (27/2).