ANALIS MARKET (19/8/2022) : IHSG Diproyeksi Bergerak Menguat

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Riset harian Samuel Sekuritas menyebutkan, Bursa AS semalam ditutup sedikit menguat: DJIA +0.06%, S&P500 +0.23%, dan Nasdaq +0.21%, kemungkinan karena investor masih optimis atas kemampuan Fed untuk mengatasi tingginya inflasi. US stock futures terpantau relatif stagnan. Yield UST 10 tahun terpantau agak flat (-0.02%) menjadi 2.88%, dan USD Index naik +0.84% ke level 107.47.

Pasar komoditas terpantau bergerak bervariasi: Brent naik (+3.38%) menjadi USD96.8/bbl, akan tetapi CPO turun (-3.63%) ke level RM4,041/ton. Emas agak stagnant (-0.14%), begitu juga nikel (-0.47%) dan batu bara (-0.43%) ke level USD435/ton.

EIDO ditutup agak stagnant (+0.08%) ke level 23.86. Pada akhir perdagangan hari ini, IHSG ditutup naik +0.74% ke level 7,186.6. Top leading movers emiten TLKM, GOTO, BBRI, sementara top lagging movers emiten EMTK, ARTO, UNTR. Investor asing kemarin mencatatkan keseluruhan net buy sebesar IDR 1081.7 miliar. Pasar reguler asing mencatatkan net buy sebesar IDR 1211.9 miliar, dan pada pasar negosiasi tercatat net sell sebesar IDR 130.2 miliar. Net buy asing tertinggi di pasar reguler dicatatkan oleh BBCA (IDR 354 miliar), BMRI (IDR 237.9 miliar), dan TLKM (IDR 215.6 miliar). Net sell asing tertinggi di pasar reguler dicetak oleh GOTO (IDR 77.4 miliar), ITMG (IDR 36 miliar), dan BMTR (IDR 21.5 miliar).

Penambahan kasus baru COVID-19 kemarin sebanyak 4,093 kasus, dengan positivity rate sebesar 4.9% (total kasus aktif: 51,900). Sebanyak 5,250 pasien telah sembuh dengan recovery rate sebesar 96.7%.

Adapun Bursa Asia terpantau dibuka bervariasi tapi cenderung agak menguat, Jumat (19/8) pagi ini: Kospi -0.32%; ASX200 +0.12%; Nikkei +0.37%.

“Menyikapi beragam kondisi tersebut diatas, IHSG kami perkirakan mungkin bergerak menguat tipis hari ini seiring sentimen global dan regional, walaupun pergerakan pasar komoditas yang bervariasi,” sebut analis Samuel Sekuritas dalam riset yang dirilis Jumat (19/8/2022).