ANALIS MARKET (12/7/2022) : IHSG Diperkirakan Bergerak Negative

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Riset harian Reliance Sekuritas menyebutkan, terjadi pelemahan untuk IHSG pada pembukaan awal pekan ini (11/7), dengan ditutup di level 6722,15 (-0,27%). Pelemahan IHSG mengekor bursa regional ditengah lesunya sentiment dari dalam negeri maupun eksternal sementara harga komoditas komoditas gas mengalami kenaikan. Beberapa sektor yang mendorong pelemahan IHSG diantaranya yaitu sektor teknologi (-0,92%), sektor bahan konsumi primer (- 0,43%), dan sektor infrastruktur (-0,11%). Investor asing tercatat membukukan net sell sebesar Rp 251,21 miliar dengan saham-saham yang paling banyak dijual oleh investor asing adalah ITMG, BBRI, ADMR.

Secara teknikal, IHSG masih tertahan di MA 5 namun belum berhasil break MA 200 yang masih akan diuji, jika berhasil break di MA 200 IHSG ada perlawanan untuk bullish. Beberapa saham yang memiliki potensi naik untuk perdagangan hari ini yaitu: BABP, ESSA, BRPT, ASII, KINO, TPMA, ASSA, SMDR.

Sementara itu, bursa AS ditutup kompak di zona merah cukup dalam pada awal pekan ini ditengah kekhawatiran resesi selain itu para pelaku pasar juga khawatir menjelang rilisnya laporan keuangan Q2/2022 yang dikhawatirkan kurang memuaskan.

MARKET OUTLOOK

Bursa Asia pada perdagangan Selasa (12/7) pagi ini, kembali diperdagangkan di zona negatif, pada saat laporan ini ditulis index Nikkei melemah 0,97%, sementara Kospi menguat 0,72%. Para investor merespon rilisnya PPI index yang mengalami kenaikan 9.2% YoY pada untuk Juni.

Kemudian dari dalam negeri, IHSG hari ini diperkirakan akan bergerak negative, mengikuti bursa regional yang cenderung mengalami pelemahan, sementara harga batu bara kembali mengalami penguatan diharga USD 419/ton.

“IHSG akan bergerak pada rentang 6680 – 6750,” sebut analis Reliance Sekuritas dalam riset yang dirilis Selasa (12/7/2022).