ANALIS MARKET (26/7/2022) : IHSG Diperkirakan Bergerak Melemah

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Riset harian Reliance Sekuritas menyebutkan, IHSG di perdagangkan di zona merah pada pembukaan awal pekan ini (25/7), dengan di tutup di level 6858 (-0,41%). Pelemahan ini didorong oleh pelemahan saham growth stock technology (GOTO -2.59%, EMTK -5.10, BUKA -4.72%) ditengah kenaikan suku bunga di negara maju serta menjelang FOMC, dan pelemahan ekonomi global. Beberapa sektor yang mendorong pelemahan IHSG diantaranya yaitu sektor teknology (- 3,25%), sektor transportasi dan logistic (-1,91%), dan sektor keuangan (-0,60%). Investor asing tercatat membukukan net sell sebesar Rp 350,56 miliar dengan saham-saham yang paling banyak didistribusi oleh investor asing adalah MDKA, ANTM, BBRI.

Secara teknikal, IHSG masih diatas MA 20 dan MA 5, sehingga IHSG masih ada peluang untuk mengalami rebound, namun IHSG membentuk gap up yang perlu diwaspadai. Beberapa saham yang memiliki potensi naik untuk perdagangan hari ini yaitu: TBIG, ESSA, MDKA, HRUM, BRMS, ASLC, INDY, KKGI, MPMX.

Sementara itu, bursa AS ditutup bervariasi cendrung menguat, hanya Nasdaq yang melemah -0,43%. Para investor masih menunggu rilisnya laporan 2Q22 dari 170 emiten di S&P 500 dan Microsoft induk dari Google selain para investor masih menunggu keputusan The Fed pada FOMC.

MARKET OUTLOOK

Bursa Asia sudah di perdagangkan bervariasi, saat laporan ini ditulis index kospi kembali menguat tipis 0.01%, Nikkei 225 kembali melemah -0.39%. Sementara BoJ sedang mengadakan meeting terkait monetary policy.

Kemudian dari dalam negeri, IHSG diperkirakan akan melemah, melihat Rupiah yang melemah membuat investor asing kembali membukukan net sell di pasar regular. Investor juga akan mengantisipasi FOMC pada pekan ini, dan rilisnya data ekonomi global yang kurang memuaskan.

“Kami perkirakan IHSG akan bergerak pada rentang 6830 – 6880,” sebut analis Reliance Sekuritas dalam riset yang dirilis Selasa (26/7/2022).