ANALIS MARKET (24/6/2022) : IHSG Diperkirakan Bergerak Menguat

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Riset harian Reliance Sekuritas menyebutkan, kemarin (23/6), IHSG ditutup menguat menjelang akhir perdagangan bursa, dengan ditutup di level 6998,26 (+0,20%). Penguatan terjadi setelah Bank Indonesia menetapkan tingkat suku bunga 7-day repo rate yang tetap berada di level 3,5%. Para investor memiliki persepsi bahwa penetapan tingkat suku bunga ini memberi pertanda bahwa pemerintah melihat Indonesia masih kuat menghadapi tekanan resesi yang disebabkan oleh inflasi yang berkelanjutan di negara-negara maju. Beberapa sektor yang mendorong penguatan IHSG yaitu sektor infrastruktur (+1,81%), sektor kesehatan (+1,18%), dan sektor konsumsi primer (+1,13%). Investor asing tercatat membukukan net sell sebesar Rp 225,59 miliar, dengan saham-saham yang paling banyak dijual adalah BBRI, TLKM, BMRI.

Secara teknikal analis, meskipun tidak dapat berbalik ke atas level 7000, namun candle IHSG membentuk pola hammer yang merupakan sinyal bullish. Beberapa saham yang memiliki potensi naik untuk perdagangan hari ini yaitu: TLKM, STAA, ICBP, PTBA, CPIN, AMRT, INDF, EXCL, FREN, CMRY, KLBF. Kemudian dari bursa AS, penguatan terjadi pada seluruh indeks terutama pada indeks Nasdaq yang mayoritas merupakan saham-saham yang berada di sektor teknologi, penguatan disebabkan karena menurunnya tingkat imbal hasil suku bunga treasury AS .

MARKET OUTLOOK

Bursa Asia pada pagi hari ini diperdagangkan di zona hijau, indeks Nikkei menguat 0,2%, dan indeks Kospi juga turut menguat 0,5% pada saat laporan ini ditulis.

Sementara dari dalam negeri, IHSG diperkirakan akan bergerak menguat pada hari ini menyusul penguatan kemarin, serta melihat harga komoditas yang masih menanjak.

“IHSG akan bergerak pada rentang 6880 – 7060,” sebut analis Reliance Sekuritas dalam riset yang dirilis Jumat (24/6/2022).