ANALIS MARKET (07/12/2022) : IHSG Berpotensi Bergerak Melemah

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Riset harian Samuel Sekuritas menyebutkan, Bursa AS ditutup melemah pada Selasa ; DJIA -1.03%, S&P500 -1.44%, dan Nasdaq -2.00%. Hal ini terjadi karena masih adanya sentimen dari ketakutan resesi dari investor. Yield UST 10Y tercatat di level 3.5% , dan USD index terpantau di 105.5.

Dari pasar komoditas, harga Brent turum -7.16%, emas melemah -1.5%. Sementara itu, harga batu bara menguat +2.7%, CPO menguat +3.23% ke RM 4,086 /ton, dan nikel menguat +2.23%.

Bursa Asia ditutup melemah kemarin pada Selasa: kospi melemah -1.08%, Hang seng melemah -0.4%. IHSG ditutup turun -1.36% ke level 6892. Investor asing kemarin mencatatkan keseluruhan net sell sebesar IDR 1342.2 miliar.Di pasar reguler, investor asing mencatatkan net sell sebesar IDR 1530.5 miliar, dan pada pasar negosiasi tercatat net buy asing sebesar IDR 188.3 miliar. Net sell asing tertinggi di pasar reguler dicetak oleh BBCA (IDR 593.7 miliar), TLKM (IDR 275.2 miliar), dan BBNI (IDR 219 miliar). Net buy asing tertinggi di pasar reguler dicatatkan oleh MDKA (IDR 60.5 miliar), EXCL (IDR 26.1 miliar), dan SMGR (IDR 22.1 miliar). Adapun top sector gainer hari ini adalah sektor IDXENER, sementara yang menjadi top sector loser hari ini adalah sektor IDXINFRA. Top leading movers emiten BYAN, BUKA, BMRI, sementara top lagging movers emiten TLKM, GOTO, BBCA

Terjadi penambahan +3,744 kasus baru COVID-19 di Indonesia kemarin dengan kematian 45 kasus. Sementara itu, +4,179 pasien dinyatakan sembuh.

Adapun Kospi dibuka melemah pada perdagangan Rabu (07/12) pagi ini (-0.02%) dan Nikkei dibuka melemah (-0.71%).

“Menyikapi beragam kondisi tersebut diatas, kami memperkirakan IHSG akan bergerak melemah hari ini, sejalan dengan pergerakan bursa global dan regional,” sebut analis Samuel Sekuritas dalam riset yang dirilis Rabu (07/12/2022).