Laba ENRG Anjlok 54,8 Persen Pada Akhir September 2021

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id - PT Energi Mega Persada Tbk. (IDX: ENRG) mencatakan laba bersih sebesar USD18,517 dalam sembilan bulan tahun 2021, atau anjlok 54,87 persen dibandingkan periode sama tahun 2020, yang tercatat sebesar USD41,032 juta.

Dalam keterangan tertulis, Rabu (1/12/2021), Direktur Utama ENRG, Syailendra Bakrie menjelaskan, perseroan juga berhasil membukukan pertumbuhan laba bersih yang cukup ajeg di triwulan III tahun 2021 dari triwulan sebelumnya.

“Namun demikian, perseroan membukukan laba bersih yang lebih tinggi tahun lalu karena adanya pendapatan lain-lain yang berasal dari pelunasan dan penghapusan utang,” tulis dia.

Lebih lanjut ia menguraikan, perseroan berhasil membukukan penjualan sebesar USD295 juta, EBITDA sebesar USD172 juta.

Penjualan dan EBITDA dalam 9 bulan pertama di tahun 2021 ini menunjukan kinerja yang lebih baik dari triwulan dan tahun sebelumnya.

“Hal ini disebabkan karena kenaikan produksi gas dari blok Kangean yang dibukukan sesuai dengan bertambahnya kepemilikan Perseroan di blok Kangean menjadi 75 persen dari sebelumnya 50 persen di triwulan III tahun 2021,” imbuh dia.

Hanya saja, dalam laporan itu tertulis produksi gas pada sembilan bulan pertama 2021 tercatat sebesar 172,69 juta kaki kubik per hari, atau turun 1,13 persen dibandingkan periode sama tahun 2020 yang tercatat sebesar 174,68 juta kaki kubik per hari.  

Tapi produksi minyak naik 53 persen menjadi 4.695 barel per hari.

Sementara itu, kondisi likuiditas Perseroan semakin membaik, seperti yang terlihat dari rasio utang terhadap ekuitas Perseroan. Hal ini disebabkan oleh peningkatan ekuitas dan penurunan utang pasca transaksi Penawaran Umum Terbatas di bulan Juli 2021 lalu.