Akibat COVID-19, Pendapatan Maskapai Penerbangan Terpangkas Separo

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id - International Air Transport Association (IATA) pada Selasa (9/6/2020) mengumumkan bahwa pendapatan maskapai penerbangan global akan terpangkas separo sebagai dampak ekonomi pandemi virus Corona (COVID-19).

Seperti dilansir BBC News, pendapatan pada tahun ini dari 290 maskapai penerbangan anggota IATA diperkirakan hanya akan mencapai US$419 miliar atau sekitar Rp5.923,6 triliun. Jumlah tersebut turun 50 persen dari 2019.

Penurunan yang terjadi akan lebih tajam dari perkiraan sebelumnya, meski banyak negara saat ini mulai memperbolehkan dibukanya kembali jadwal penerbangan.

Bahkan, menurut CEO IATA Alexandre de Juniac, pendapatan maskapai penerbangan akan mencapai jumlah terendah sepanjang sejarah.

Jika dirata-rata, maka maskapai penerbangan secara global mengalami kerugian US$230 juta per hari tahun ini.

Kondisi baru akan membaik tahun depan, ketika pendapatan meningkat seiring kembalinya jumlah penumpang