ANALIS MARKET (26/3/2020) : Pasar Mencermati Kebijakan Waktu Operasional BEI yang Diusulkan Lebih Singkat

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Riset harian NH Korindo Sekuritas menyebutkan, IHSG, pada penutupan perdagangan Selasa (24/3) menyaksikan dana asing senilai Rp631 miliar mangkir dari portofolio sahamnya.

Pun demikian, BBCA yang memiliki potensi gagal bayar (default) lebih besar sehingga peringkatnya direvisi turun dari BBB menjadi BBB- masih tetap dilirik investor asing dan mengukuhkan posisi top foreign buy.

Alasan mendasar penurunan peringkat ialah mewabahnya COVID-19 di Indonesia memperlemah kinerja operasional perbankan.

Berpaling dari pasar saham yang lesu, komoditas emas makin bersinar terlihat jelas dari harga emas Comex kontrak Juni 2020 yang melonjak 5,53 persen ke level USD1.659 per troy ons setelah The Fed menggelontorkan stimulus untuk memperkuat daya tahan ekonomi AS dalam melawan pandemi.

Selayang pandang, kurs rupiah terhadap dolar AS berhasil menguat 0,45 persen ke level 16.500.

Di sisi lain, Dow Jones rebound 11,7 persen ke level 20.704 setelah Senat AS akhirnya mengesahkan paket stimulus penyelamat ekonomi AS dari serangan mematikan pandemi COVID-19.

Kembali ke ranah domestik, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menganjurkan Bursa Efek Indonesia (BEI) mempersingkat waktu operasional perdagangan mulai Senin (30/3).

Kebijakan tersebut melindungi dan merelaksasi pelaku pasar dan pemangku kepentingan dari mewabahnya COVID19 yang memicu volatilitas pasar saham.