ANALIS MARKET (21/1/2020) : Sentimen Kebijakan Omnimbus Law Berpotensi Jadi Katalis Pergerakan Indeks Hari Ini

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Riset harian NH Korindo Sekuritas menyebutkan, kemarin (20/1), IHSG mencatatkan net sell asing sebesar Rp668 miliar dengan sektor perbankan mencatatkan net sell mencapai Rp193 miliar.

Meskipun investor asing berbondong-bondong menarik uangnya dari sektor perbankan, BBRI tetap berhasil mencatatkan transaksi net buy tertinggi senilai Rp259 miliar.

Sebagai catatan, BBRI dengan kapitalisasi senilai Rp847.51 triliun merupakan bank dengan market cap terbesar ketiga di Asia Tenggara dan kedua di Indonesia setelah BBCA.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS menguat tipis 0,04% ke level 13.639.

Data-data ekonomi Indonesia yang mencatatkan peningkatan serta gejolak ekonomi yang mulai mereda mendorong optimisme pelaku pasar untuk menjadikan rupiah sebagai mata uang terbaik di Asia.

Di sisi lain, Index Europe Stoxx 600 ditutup melemah tipis lantaran pelaku pasar masih mencermati kebijakan yang disusun oleh pembuat kebijakan dan pemilik bisnis di Davos dalam konferensi tahunan Forum Ekonomi Dunia.

Selain itu, Perdana Menteri Inggris, Boris Johnson juga mengumumkan kepergian resmi Inggris dari Uni Eropa pada 31 Januari dan rencana menjadikan Afrika sebagai mitra dagang Inggris setelah Brexit.

Di sisi domestik, hari ini RUU Omnimbus Law akan diserahkan kepada DPR. Omnimbus Law merupakan strategi pemerintah untuk mendorong investasi di Indonesia.

“Beragam kondisi tersebut diatas, berpotensi jadi katalis pergerakan indeks hari ini,” sebut analis NH Korindo Sekuritas dalam riset yang dirilis Selasa (21/1/2020).