ANALIS MARKET (23/1/2020) : Indeks Berpotensi Mixed, Pasar Menanti Kebijakan Suku Bunga BI

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Riset harian NH Korindo Sekuritas menyebutkan, kemarin (22/1), IHSG menerima net buy asing senilai Rp290 miliar dengan sektor perbankan yang mencatatkan net buy terbesar mencapai Rp363 miliar.

Berbanding terbalik dengan IHSG, mayoritas bursa saham Asia ditutup menguat sehingga mendorong pelaku pasar melakukan aksi beli yang dipicu pertumbuhan ekonomi Korea Selatan pada 4Q19 di level 2,2%, melebihi perkiraan konsensus yang hanya mencapai 1,9%.

Selain itu, upaya Tiongkok untuk menanggulangi pernyebaran wabah virus Korona jelang perayaan Imlek meredakan kekhawatiran pelaku pasar.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS menguat 0,18% ke level 13.644.

Di sisi lain, Dow Jones ditutup melemah tipis 0,03 ke level 29.186.

Saham IBM yang menguat 3,39% setelah melaporkan pendapatan solid 4Q19 dan kinerja positif penjualan rumah 4Q19 belum berhasil mendorong bursa AS berada di zona hijau.

Di sisi domestik, pelaku pasar menanti keputusan suku bunga BI yang akan diumumkan hari ini.

Beberapa ekonom memprediksi, BI akan menahan suku bunga acuan pada bulan ini guna memberikan perbankan waktu untuk merespons penurunan suku bunga acuan 2019.

“Beragam kondisi tersebut diatas berpotensi jadi katalis pergerakan indeks hari ini,” sebut analis NH Korindo Sekuritas dalam riset yang dirilis Kamis (23/1/2020).