ANALIS MARKET (21/6/2019) : Indeks Diperkirakan Menguat Ditopang Sektor Properti

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Riset harian NH Korindo Sekuritas menyebutkan, diperdagangan kemarin (20/6), IHSG melemah tipis, ditekan oleh sektor barang konsumsi dan perbankan.

Adapun sector perdagangan yang menjadi JCI’s Top Losers, yaitu: Consumer (-0.8%), Misc. Industry (-0.8%), Finance (+0.2%).

Sedangkan INNI Index ditutup flat ke level 7,931. Saham-saham di sektor properti dan konstruksi yang ada di dalam INNI index mengalami penguatan seperti CTRA (+6,8%), PWON (+6,3%) dan PTPP (+4,4%).

Lebih lanjut riset menyebutkan, diperdagangan kemarin (20/6), IHSG menerima net buy asing sebesar Rp278 miliar. Sektor perbankan mencatatkan net buy sebesar Rp170 miliar.

Sikap dovish The Fed untuk menahan tingkat suku bunga acuannya berhasil mendorong penguatan di semua bursa saham Benua Asia.

Namun, The Fed memberi sinyal yang kuat bahwa akan ada pemangkasan suku bunga acauan dalam waktu dekat ini.

Indeks S&P menguat 0,95% ke level 2.954 yang ditopang oleh penguatan sektor energi akibat menguatnya harga minyak. Harga minyak melaju kencang lebih dari 5% setelah penembakan drone AS oleh Iran.

Dari sisi domestik, US-DIDR berhasil menguat selama 3 hari berturut-turut. Investor domestik mencatatkan net buy Rp113 miliar di sektor konsumer dan sektor perdangangan Rp35 miliar.

Adapun pelaku pasar sedikit kecewa atas keputusan Bank Indonesia yang menahan BI 7-Days Reverse Repo Rate (BI 7-DRRR) di level 6% senada dengan keputusan The Fed.

“Hari ini, INNI Index diperkirakan menguat ditopang oleh sektor properti yang menguat karena relaksasi PPnBM,” sebut analis NH Korindo Sekuritas dalam riset yang dirilis Jumat (21/6/2019).