Wall Street Menguat Jelang Berlangsungnya Pidato State of the Union

foto: istimewa

Pasardana.id - Wall Street menguat pada Selasa (5/2/2019), jelang berlangsungnya pidato State of the Union oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

Seperti dilaporkan Reuters, indeks Dow Jones Industrial Average di Bursa Efek New York, AS, naik 172,15 poin, atau sekitar 0,68 persen, menjadi 25.411,52. Indeks S&P 500 meningkat 12,83 poin, atau sekitar 0,47 persen, menjadi 2.737,7. Indeks komposit Nasdaq menanjak 54,55 poin, atau sekitar 0,74 persen, menjadi 7.402,08.

Dalam pidato State of the Union, Trump diperkirakan akan mendesak komite kongres untuk mencapai kesepakatan terkait pengamanan perbatasan. Selain itu pidato Trump juga diperkirakan akan menyasar potensi kesepakatan bipartisan, seperti perbaikan infrastruktur dan penurunan harga obat dengan resep dokter.

Optimiseme terhadap prospek penyelesaian permasalahan pendanaan pembangunan tembok perbatasan yang sebelumnya menyebabkan berlangsungnya government shutdown di AS turut mendukung sentimen pasar di Wall Street.

Saham perusahaan kosmetik Estee Lauder meroket 11,6 persen mencatatkan perolehan laba kuartalan yang positif berkat tingginya peningkatan penjualan di Tiongkok. Lonjakan saham Estee Lauder memimpin penguatan indeks S&P 500.

Perusahaan pembuat busana mewah Ralph Lauren juga mencatatkan perolehan laba kuartalan yang melampaui ekspektasi. Saham Ralph Lauren melambung 8,4 persen.

Saham Alphabet Inc yang merupakan perusahaan induk Google meningkat 0,9 persen dan mendukung penguatan indeks komposit Nasdaq setelah mencatatkan perolehan laba kuartalan yang melampaui estimasi. Saham Alphabet sempat melorot di awal perdagangan akibat tajamnya peningkatan belanja perusahaan.

Saham Boeing Company melambung 3,3 persen usai mengumumkan penanaman investasi di perusahaan pengembang jet supersonil Aerion. Melambungnya saham Boeing mendukung peningkatan indeks Dow Jones.

Harga emas berjangka di COMEX New York Mercantile Exchange mengalami sedikit peningkatan jelang berlangsungnya pidato State of the Union oleh Trump. Harga emas untuk pengiriman April 2019 berada di kisaran US$1.319,20 per ons. Peningkatan harga emas berjangka menjadi terbatasi dengan menguatnya nilai tukar dolar AS, indeks dolar AS naik 0,22 persen menjadi 96,064.

Bursa saham Eropa menguat dengan indeks STOXX 600 Eropa melambung 1,3 persen mencapai level tertinggi sejak 3 Desember 2018 berkat melambungnya saham BP sebesar 5,1 persen.

Peningkatan saham BP, yang tertinggi sejak September 2016, terjadi setelah perusahaan minyak dan gas Inggris tersebut mencatatkan perolehan laba US$12,7 miliar pada 2018, dua kali lipat dari tahun sebelumnya, berkat pertumbuhan tinggi produksi setelah mengkuisisi aset BHP di AS.

Indeks FTSE 100 di Bursa Efek London, Inggris, melambung 143,24 poin, atau sekitar 2,04 persen, menjadi 7.177,37. Indeks Dax 30 di Bursa Efek Frankfurt, Jerman, melonjak 191,40 poinm atau sekitar 1,71 persen, menjadi 11.367,98.

Indeks Ibex 35 di Bolsa de Madrid, Spanyol, meningkat 116,80 poin, atau sekitar 1,30 persen, menjadi 9.092. Indeks Cac 40 di Euronext, Paris, Perancis, menguat 83,15 poin, atau sekitar 1,66 persen, menjadi 5.083,34.

Nilai tukar pound sterling melemah 0,8 persen terhadap dolar AS, menjadi US$1,2925 per pound dipicu ketidakpastian negosiasi Brexit. Sedangkan terhadap euro, nilai tukar pound melemah 0,6 persen ke level terendah sejak 22 Januari lalu 1,1338 euro per pound.