Wall Street Melemah Dipicu Kekhawatiran Perlambatan Pertumbuhan Ekonomi Global

foto: istimewa

Pasardana.id - Wall Street melemah pada Kamis (7/2/2019) dipicu kekhawatiran tidak tercapainya kesepakatan perdagangan antara Amerika Serikat dan Tiongkok yang dapat berpengaruh terhadap melambatnya pertumbuhan ekonomi global.

Seperti dilaporkan Reuters, indeks Dow Jones Industrial Average di Bursa Efek New York, AS, turun 220,77 poin, atau sekitar 0,87 persen, menjadi 25.169,53. Indeks S&P 500 merosot 25,56 poin, atau sekitar 0,94 persen, menjadi 2.706,06. Indeks komposit Nasdaq anjlok 86,93 poin, atau sekitar 1,18 persen, menjadi 7.288,35.

Presiden AS Donald Trump menyebutkan bahwa dirinya tidak memiliki rencana untuk melakukan pertemuan dengan Presiden Tiongkok Xi Jinping sebelum tenggat waktu 1 Maret yang telah disepakati kedua negara untuk mencapai kesepakatan.

Wall Street juga berada dalam tekananan setelah European Commission memangkas perkiraan pertumbuhan zona euro untuk tahun 2019 dan 2020 akibat perlambatan yang dipicu tensi perdagangan.

Indeks Philadelphia SE Semiconductor anjlok 2,2 persen seiring melemahnya saham perusahaan konduktor yang sebagian besar pendapatannya diperoleh dari konsumen Tiongkok. Indeks sektor energi S&P 500 anjlok 2,1 persen, menjadi sektor dengan penurunan tercuram, akibat penurunan harga minyak dunia.

Saham Twitter terjun 9,8 persen setelah perusahaan sosial media tersebut memperkirakan perolehan pendapatan untuk kuartal I 2019 akan lebih rendah dari ekspektasi dan biaya operasional tahunan perusahaan akan mengalami peningkatan.

Harga emas berjangka di COMEX New York Mercantile Exchange mengalami penurunan seiring menguatnya nilai tukar dolar AS. Harga emas untuk pengiriman April 2019 turun 0,3 persen menjadi US$1.310,70 per ons. Indeks dolar AS naik 0,03 persen untuk mencatatkan peningkatan sesi keenam beruntun.

Bursa saham Eropa melemah dengan indeks STOXX 600 Eropa anjlok 1,5 persen yang merupakan penurunan tertajam sejak 27 Desember lalu akibat mengecewakannya data industri zona euro Desember 2018.

Indeks FTSE 100 di Bursa Efek London, Inggris, merosot 79,51 poin, atau sekitar 1,11 persen, menjadi 7.093,58. Indeks Dax 30 di Bursa Efek Frankfurt, Jerman, terjun 302,70 poin, atau sekitar 2,67 persen, menjadi 11.022,02.

Indeks Ibex 35 di Bolsa de Madrid, Spanyol, anjlok 162,60 poin, atau sekitar 1,79 persen, menjadi 8.938,30. Indeks Cac 40 di Euronext, Paris, Perancis, turun 93,49 poin, atau sekitar 1,84 persen, menjadi 4.985,56.

Nilai tukar pound sterling menguat 0,3 persen terhadap dolar AS menjadi US$1,2969 per pound. Sedangkan terhadap euro, nilai tukar pound menguat 0,4 persen menjadi 1,1419 euro per pound.