ANALIS MARKET (27/2/2019) : IHSG Berpotensi Bergerak Variatif yang Cenderung Melemah Hari Ini

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Riset harian Pilarmas Investindo Sekuritas menyebutkan, pernyataan Jerome Powell di depan Kongres pada hari Selasa (26/2) kemarin mungkin akan memberikan vitamin kepada IHSG hari ini, Rabu (27/2/2019).

Powell mengatakan, ekonomi Amerika harus terus berkembang dengan kecepatan yang solid, meskipun memang agak melambat tahun ini.

Powell juga memperingatkan resiko yang meningkat tahun ini termasuk diantaranya adalah perlambatan global, pasar keuangan yang tidak menentu, yang ditambah lagi dengan ketidakpastian tentang kebijakan perdagangan Amerika.

Sekali lagi dalam pernyataannya, Powell mengatakan bahwa The Fed akan lebih sabar dalam menentukan kapan saat yang tepat untuk menaikkan tingkat suku bunga. The Fed akan menunggu situasi berkembang dan membiarkan data terbaru masuk.

Meskipun The Fed dalam penyampaiannya di akhir tahun lalu mengatakan bahwa mereka akan menaikkan tingkat suku bunga sebanyak 2x tahun 2019 ini, namun tampaknya beberapa pelaku pasar pesimistis akan hal itu.

Dengan potensi ekonomi yang melambat dan didukung oleh tingginya ketidakpastikan global tahun ini, kami melihat bahwa cukup kecil kemungkinan The Fed untuk menaikkan tingkat suku bunga.

Hal itu pun ditunjukkan dengan rendahnya tingkat probabilitas kenaikkan tingkat suku bunga The Fed tahun ini yang hanya berkisar 2.1% - 2.7%.

Tentu hal ini merupakan sesuatu yang akan disambut baik khususnya oleh Emerging Market, karena akan mendorong arus capital inflow akan bertambah, dengan catatan perdamaian perang dagang antara Amerika dan China berlangsung dengan baik.

Sementara itu, Presiden Trump telah tiba kemarin malam di kota Hanoi untuk melakukan KTT bersama dengan Kim Jong Un. Diharapkan pertemuan ini dapat memberikan impact yang positif terhadap dunia.

“Secara teknikal, kami memproyeksikan IHSG berpotensi bergerak variatif yang cenderung melemah dan diperdagangkan pada rentang harga 6.512- 6.555 untuk perdagangan hari ini,” jelas analis Pilarmas Investindo Sekuritas dalam riset yang dirilis Rabu (27/2/2019).