ANALIS MARKET (13/11/2019) : Sentimen Negatif dari Harga Nikel yang Menurun Berpotensi Jadi Katalis Pergerakan Indeks Hari Ini

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Riset harian NH Korindo Sekuritas menyebutkan, kemarin (12/11), Investor asing mencatatkan net sell sebesar Rp508 miliar.

Sektor perbankan— terutama saham large cap—masih dilego oleh investor asing, seperti BBCA dengan niai transaksi net sell terbesar mencapai Rp203 miliar.

Hal tersebut mencerminkan bahwa investor asing lebih memilih wait and see karena belum ada progres positif kesepakatan dagang AS–Tiongkok.

Senada dengan IHSG, mayoritas bursa saham Asia mengalami penguatan walaupun masih minim katalis positif.

Dari sisi komoditas, harga minyak mentah masih mengalami penurunan ditekan kekhawatiran atas penurunan permintaan.

Adapun nilai tukar rupiah terhadap dolar AS terapresiasi 0,09% ke level 14.054 per dolar AS.

Sementara itu, Dow Jones ditutup flat ke level 27.691.

Investor pada Selasa (12/11) fokus pada pidato Presiden Donald Trump, di Klub Ekonomi New York di Midtown Manhattan, yang mengatakan kesepakatan perdagangan parsial "fase satu" dapat segera terjadi.

Namun, ia gagal menjelaskan secara terperinci tentang perkembangan dagang Tiongkok dan AS.

Dari sisi komoditas, harga nikel jatuh dipicu oleh keputusan pemerintah Indonesia yang mengizinkan beberapa produsen mengekspor bijih nikel.

“Kondisi tersebut diatas, berpotensi jadi katalis pergerakan indeks hari ini,” sebut analis NH Korindo Sekuritas dalam riset yang dirilis Rabu (13/11/2019).