Berhasil Jaga Marjin, TPIA Bukukan Laba Bersih US$319,2 Juta di 2017

foto: istimewa

Pasardana.id - PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA)alias CAP membukukan laba bersih US$319,2 juta, atau naik 6,3% dari periode akhir tahun 2016 US$300,1 juta. Terutama dikontribusikan oleh volume yang lebih tinggi dan marjin produk sehat yang terus berlanjut.

Presiden Direktur CAP Erwin Ciputra menjelaskan, tahun 2017 merupakan tahun rekor bagi perserpan dengan kinerja keuangan dan operasional yang kuat.

“Kami diuntungkan dari kondisi industri petrokimia yang baik dengan marjin produk sehat yang berkesinambungan dan mencapai tingkat operasi yang tinggi untuk menghasilkan volume penjualan yang lebih tinggi dengan peningkatan skala operasi,” kata Erwin dalam rilisnya di Jakarta, Senin (5/2/2018).

Erwin juga menyampaikan, perseroan memperkuat struktur permodalan melalui kesuksesan penerbitan rights sebesar US$377,2 juta dan obligasi internasional 7NC4 untuk mendanai rencana ekspansi.

Kedepan, Erwin menegaskan, akan berupaya mengoperasikan tingkat utilisasi pabrik yang tinggi, memastikan keamanan operasi dan mengoptimalkan portofolio produk perseroan serta menyelesaikan proyek-proyek ekspansi sesuai rencana.

Secara garis besar, berikut ikhtisar keuangan CAP tahun 2017.

Pendapatan meningkat 25,3% menjadi US$2,42 miliar dari US$1,93 miliar pada FY2016 terutama karena kenaikan volume penjualan dari tingkat utilisasi pabrik yang lebih tinggi.

EBITDA meningkat 8% menjadi US$550,3 juta dari US$509,5juta pada FY2016 akibat volume penjualan yang lebih tinggi dan marjin produk yang lebih baik, sebagian diimbangi oleh kenaikan harga bahan baku dengan naiknya harga minyak mentah.

Jumlah Aset meningkat sebesar 40,3% menjadi US$2,98 miliar terutama dari kas& setara kas yang lebih besar dari hasil rights issue sebesar US$377,2 juta dan penerbitan obligasi sebesar US$300 juta.

Posisi utang berbunga US$632,3 juta dibanding dengan US$425 juta pada FY2016, sebagian besar dari penerbitan obligasi sebesar US$300 juta, diimbangi dengan pembayaran pokok pinjaman terjadwal. Dikombinasikan dengan posisi saldo kas sebesar US$842,5 juta menghasilkan posisi kas bersih pada 31 Desember 2017 sebesar US$210,2 juta.