ANALIS MARKET (06/12/2018) : Ada Potensi Rupiah Melemah Menuju Kisaran Rp14.400 - Rp14.500 per USD

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Riset harian Samuel Aset Manajemen (SAM) menyebutkan, sebagian besar indeks futures bursa Asia terlihat merah, indikasi ada potensi koreksi indeks di bursa Asia hari ini, Kamis (06/12/2018), ditambah dengan sentimen koreksi indeks di bursa global semalam dan harga minyak mentah yang turun pagi ini.

Sedangkan untuk rupiah, kemungkinkan ada potensi melemah menuju kisaran Rp.14.400 - Rp.14.500 per USD (kurs tengah Bloomberg) dengan sentimen melemahnya mata uang HK dolar dan Sin dolar, dan faktor musiman permintaan dalam negeri yang cenderung naik walaupun tetap dalam penjagaan BI.

Lebih lanjut, riset SAM juga menyebutkan, kinerja APBN 2018 hingga Oktober 2018 membaik dengan potensi defisit dibawah 2% dari PDB, dan dibawah target 2,18% dari PDB.

Menurunnya defisit ini karena ada perkiraan penerimaan Negara bisa lebih tinggi dari target. Kemungkinan penerimaan Negara bisa mencapai Rp.1.936 triliun, melebih target APBN 2018 sebesar Rp.1.894 triliun atau naik 18,2% dibandingkan realisasi tahun 2017.

Membaiknya kinerja APBN 2018 ini bisa mengurangi persepsi risiko makroekonomi Indonesia.

Sementara dari faktor eksternal, China akan mulai mengimpor kembali kedelai dari AS sebagai komitmen kesepakatan ‘gencatan senjata’ atas perang dagang AS-China. Kedelai merupakan produk pertanian paling strategis bagi AS karena menyumbang 60% dari ekspor pertanian AS.