Dua Kementerian Selidiki Mengapa KUR Perikanan Kecil

foto : istimewa

Pasardana.id - Kementerian Koordinator Kemaritiman mengaku sedang mencari tahu penyebab kredit usaha rakyat (KUR) di sektor perikanan masih kecil. Hal ini didasarkan realisasi KUR hanya sebesar 1,3% atau Rp 779,8 miliar dari total penyaluran KUR sebesar Rp 62,3 triliun sepanjang Januari 2016 - Oktober 2016.

"Pemerintah kurang apa," kata Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Panjaitan di Jakarta, kemarin.

Kredit perikanan sebesar Rp 779,8 miliar diberikan kepada 1,3% atau 39.026 debitur dari total debitur.

Koordinasi akan dilakukan kementerian ini dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Selain itu, perbankan akan didorong mengucurkan KUR kepada pelaku usaha perikanan.

"Saya juga akan meminta koperasi menyalurkan KUR kepada pelaku usaha perikanan," ujarnya.

Hal serupa juga dilakukan KKP kepada perbankan. Pasalnya, sampai sekarang sebanyak 68% KUR disalurkan perbankan kepada sektor perdagangan dan 1,1% kepada sektor perikanan.

KKP memperkirakan kredit perikanan sebesar Rp 21,7 triliun dengan 688.898 debitur pada 2017. Dari angka ini terdiri dari subsektor perikanan tangkap sebesar Rp 3,6 triliun dengan 455.900 debitur.

Kemudian, perikanan budidaya sebesar Rp 12,7 triliun dengan 169.486 debitur. Selanjutnya, kredit pengolahan dan pemasaran hasil kelautan dan perikanan Rp 5,7 triliun dengan 61.244 debitur, dan usaha garam rakyat sebesar Rp 170,1 miliar dengan 2.268 debitur.