Berantas Illegal Fishing, KKP Rangkul Jaringan Interpol

Foto : istimewa

Pasardana.id - Upaya dalam memerangi illegal fishing terus digaungkan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

Karena itu, sebagai bentuk penguatannya, KKP menggandeng Divisi Hubungan Internasional (Divhubinter) Polri terkait pemanfaatan jaringan Interpol I-24/7.

"Ini dapat semakin memperkuat sinergi antara Ditjen PSDKP dengan Kepolisian Republik Indonesia khususnya Divhubinter," tegas Dirjen Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP), Tb Haeru Rahayu, di Jakarta, Kamis (17/12/2020).

Jaringan Interpol I-24/7 ini merupakan jaringan komunikasi global Interpol yang disebut sebagai Interpol Global Police Communication System (IGCS) yang bekerja selama 24 jam sehari dan 7 hari dalam seminggu, yang digunakan sebagai sarana pertukaran informasi antara negara anggota Interpol.

Dengan jaringan ini, Ditjen PSDKP-KKP akan memperoleh berbagai update terkini, salah satunya terkait environmental crime termasuk berbagai modus operandi illegal fishing dan kapal-kapal ikan yang menjadi buruan internasional.

Tb Haeru memastikan, sinergi antara KKP dan Polri telah berjalan sangat baik. Terlebih, kedua lembaga juga memiliki Nota Kesepahaman yang telah ditandatangani oleh Menteri Kelautan dan Perikanan dan Kepala Kepolisian Republik Indonesia.

Selain itu, aparat kedua instansi juga telah saling bahu membahu dalam penanganan illegal fishing di lapangan.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Divisi Hubungan Internasional Kepolisian Republik Indonesia, Irjen Pol. Johni Asadoma menyampaikan apresiasinya atas inisiasi dari Ditjen PSDKP-KKP untuk pemanfaatan jaringan ini.

Dia juga menyampaikan bahwa kasus-kasus yang bersifat trans-national memang menjadi salah satu fokus kerja sama yang dilakukan oleh Interpol. 

Lebih lanjut Johni juga menyampaikan, bahwa pihaknya akan terus memberikan dukungan terhadap langkah-langkah pemberantasan illegal fishing yang dilakukan KKP.

"Kasus-kasus seperti illegal fishing ini menjadi salah satu perhatian dari Interpol," kata Johni.

Selain melakukan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama tentang pemanfaatan Jaringan Interpol I-24/7, Ditjen PSDKP-KKP dan Divhubinter Polri juga melakukan penandatanganan Interpol Agreement terkait dengan pemanfaatan jaringan tersebut.