Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG)|analisa market|FAC Sekuritas

ANALIS MARKET (08/9/2026): IHSG Diperkirakan Cenderung Mixed

Oleh: Ria

08 September 2026, 08:58
ANALIS MARKET (08/9/2026): IHSG Diperkirakan Cenderung Mixed

foto: ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Riset harian FAC Sekuritas menyebutkan, pada perdagangan kemarin (7/9), IHSG ditutup melemah 16,80 poin (- 0,25%) ke level 6.619,67.

IHSG melemah terutama akibat aksi profit taking investor setelah penguatan signifikan pada pekan sebelumnya.

Tekanan juga datang dari bursa regional yang cenderung kurang kondusif, seiring kenaikan harga minyak mentah dunia yang meningkatkan kekhawatiran terhadap inflasi dan potensi kenaikan suku bunga.

Di sisi domestik, sentimen relatif positif terlihat dari cadangan devisa Indonesia yang meningkat menjadi US$146,5 miliar pada akhir Agustus 2026, dari US$145,3 miliar pada Juli 2026.

Kemudian, uang primer (M0) adjusted tetap tumbuh kuat sebesar 16,3% YoY menjadi Rp2.281,5 triliun, meskipun sedikit melambat dari pertumbuhan 17,1% YoY pada Juli 2026.

Sementara itu, Wall Street tadi malam libur Nasional Hari Buruh.

Bursa Eropa ditutup bervariasi, seperti FTSE 100 (-0,08%), DAX (-0,15%), & CAC 40 (+0,33%).

Secara keseluruhan market dipengaruhi oleh beberapa katalis utama, yaitu kenaikan harga minyak yang meningkatkan kekhawatiran inflasi dan berpotensi mendorong suku bunga tetap tinggi, sehingga muncul ekspektasi kenaikan suku bunga ECB sebesar 25 bps menjadi 2,5% yang menekan saham sensitif terhadap suku bunga.

“Menyikapi beragam kondisi tersebut diatas, pada perdagangan hari ini, IHSG diperkirakan cenderung mixed sembari terus mencermati perkembangan tensi geopolitik Timur Tengah dan proses penanganan bencana alam yang terjadi, mulai gunung meletus, gempa bumi, hingga kebakaran hutan yang mengganggu aktivitas ekonomi Nasional,” sebut analis FAC Sekuritas dalam riset Selasa (08/9).

Berita Terkini

See More