menkeu purbaya|DTSEN|Badan Pusat Statisik (BPS)|data desil

Purbaya Sebut Data Sensus dan Perbaikan DTSEN BPS Belum Selesai

Oleh: Ronal

04 September 2026, 09:55
Purbaya Sebut Data Sensus dan Perbaikan DTSEN BPS Belum Selesai

Foto : istimewa

Pasardana.id - Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan, proses sensus dan perbaikan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) yang dilakukan Badan Pusat Statistik (BPS) belum selesai.

Menurut Bendahara Negara ini, data penetapan desil masyarakat yang beredar saat ini belum mencerminkan hasil akhir pembenahan DTSEN.

“Kalau itu kan BPS yang melakukan survei, kita menyediakan anggaran cukup untuk BPS, untuk sansus, sekaligus perbaikan data-data, data nasional itu, DTSEN. Saya pikir belum selesai itu proses sansusnya, maupun perbaikan DTSEN nya,” ujar Menkeu Purbaya dalam acara Sarasehan 100 Ekonom Indonesia di Hotel Kempinski, Jakarta, Kamis (3/9).

Karena itu, ia mempertanyakan mengapa data tersebut sudah beredar.

“Saya gak tau kenapa udah keluar datanya,” imbuhnya lagi.

Disampaikan Purbaya, bahwa Kementerian Keuangan (Kemenkeu) telah mengucurkan anggaran Rp 7 triliun kepada BPS untuk pembenahan DTSEN dan kegiatan sensus.

Dirinya menyakini, data tersebut akan semakin sesuai dengan kondisi ekonomi masyarakat setelah proses pembenahan selesai.

“Tapi harusnya begitu itu selesai, nanti akan semakin membaik dimana orang yang pas lah dapet penilaian yang pas, yang gak berhak yang gak dapet subsidi, yang berhak mesti orang kaya betul-betul kaya. Desil 8,9 akan seperti itu,” kata dia.

Menurut Menkeu Purbaya, pembenahan data menjadi penting karena pemerintah mengalokasikan anggaran besar untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.

Ia pun mengungkapkan, subsidi BBM mencapai lebih dari Rp 500 triliun.

Sementara itu, subsidi non-BBM disebut hampir sama, yakni Rp 540 triliun untuk pendidikan dan kebutuhan lainnya.

Dirinya kembali menegaskan kalau pemerintah tidak pernah melupakan masyarakat yang membutuhkan bantuan.

Di sisi lain, pemerintah juga berupaya mendorong pertumbuhan ekonomi agar masyarakat dapat memperoleh pendapatan yang lebih baik.

Berita Terkini

See More