ANALIS MARKET (23/9/2026): IHSG Berpotensi Mengalami Penguatan Tipis (Technical Rebound)
Oleh: Ria

foto: ilustrasi (ist)
Pasardana.id – Riset harian Korea Investment and Sekuritas Indonesia (KISI) menyebutkan, diperdagangan kemarin (22/9), Indeks utama bursa Wall Street bergerak bervariasi (mixed) pada perdagangan kemarin, di mana Nasdaq menguat (+0,45%), S&P 500 cenderung stagnan (-0,06%), sementara Dow Jones (-0,36%) dan NYSE Composite (-0,24%) ditutup melemah.
Pergerakan pasar AS dibayangi oleh meningkatnya eskalasi ketegangan geopolitik di Timur Tengah, kendati tekanan tertahan oleh aksi pemulihan (rebound) pada saham-saham sektor teknologi.
Sementara itu, dari pasar domestik, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sebelumnya tertekan cukup dalam sebesar -1,69%, dengan sektor energi, industrial, dan properti menjadi penekan utama pergerakan indeks.
Pelaku pasar hari ini fokus mencermati hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia, di mana konsensus memproyeksikan BI-Rate akan dipertahankan pada level 5,75%.
“Secara teknikal, IHSG hari ini berpotensi mengalami penguatan tipis (technical rebound) setelah menyentuh area support kuat di level 6.270, meskipun laju pergerakannya masih dibayangi oleh risiko sentimen suku bunga,” sebut Azharys Hardian - Investment Specialist PT Korea Investment and Sekuritas Indonesia dalam riset Rabu (23/9).
Selanjutnya disebutkan beberapa saham yang bisa menjadi pilihan pelaku pasar diperdagangan hari ini, yaitu:
-BMRI - Buy on Weakness, Entry Price: 4000 - 4150, Target Price: 4250, 4350 SL if closed <3950.
-FORE - Trading Buy, Entry price:790 - 805, Target Price 835, 850 SL if closed <765.
Disclaimer: Tulisan ini bersifat edukasi, bukan ajakan menjual/membeli efek tertentu. Analisa kembali sebelum melakukan keputusan transaksi.




