Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG)|analisa market|FAC Sekuritas

ANALIS MARKET (13/10/2026): IHSG Diperkirakan Cenderung Mixed

Oleh: Ria

13 Oktober 2026, 08:46
ANALIS MARKET (13/10/2026): IHSG Diperkirakan Cenderung Mixed

foto: ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Riset harian FAC Sekuritas menyebutkan, pada perdagangan kemarin (12/10), IHSG ditutup melemah 157,61 poin (-2,59%) ke level 5.936,15.

Pelemahan tersebut disebabkan adanya pelemahan rupiah dan net foreign sell, terutama pada saham-saham berkapitalisasi besar di sektor perbankan dan pertambangan.

Di sisi lain, volatilitas harga komoditas serta sikap wait and see menjelang rilis data ekonomi China dan agenda IMF-Bank Dunia turut membebani sentimen pasar.

Dari eksternal, eskalasi geopolitik di Timur Tengah, tingginya yield obligasi AS, penguatan dolar AS, dan ketidakpastian kebijakan suku bunga The Fed semakin memperberat sentiment di market.

Sementara itu, Wall Street tadi malam ditutup variatif, tercermin dari DJIA (+0,38%), S&P 500 (-0,06%), & Nasdaq (-0,44%).

Tekanan terutama berasal dari saham teknologi dan semikonduktor di tengah kekhawatiran persaingan chip China.

Kemudian, investor mulai mencermati musim laporan keuangan kuartal III dan data inflasi AS pekan ini.

Di sisi lain, kenaikan harga minyak akibat eskalasi geopolitik di Timur Tengah serta kekhawatiran terhadap infrastruktur energi Rusia-Ukraina menopang saham energi.

Saham Meta turut menguat setelah peluncuran model AI baru, sedangkan kenaikan Salesforce didukung peningkatan rekomendasi dari Bank of America.

“Menyikapi beragam kondisi tersebut, IHSG hari ini diperkirakan cenderung mixed dengan adanya ruang penguatan terbatas. Disaat yang sama, pelaku pasar terus mencermati perkembangan tensi geopolitik Timur Tengah, yield US Treasury, inflasi AS, & arah kebijakan suku bunga The Fed,” sebut analis FAC Sekuritas dalam riset Selasa (13/10).

Berita Terkini

See More