kaspersky|Phishing|zoom|DocuSign|rapat via zoom|Artificial Intelligence (AI)

Waspada! Kaspersky Temukan Ribuan Phishing Menyamar Jadi Email Zoom dan DocuSign

Oleh: Corri

16 September 2026, 08:30
Waspada! Kaspersky Temukan Ribuan Phishing Menyamar Jadi Email Zoom dan DocuSign

foto: ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Serangan phishing dengan modus sederhana masih menjadi ancaman serius bagi perusahaan.

Kaspersky menemukan kampanye phishing yang menyamar sebagai email resmi dari Zoom dan DocuSign.

Temuan tersebut menunjukkan bahwa di tengah semakin canggihnya modus penipuan berbasis teknologi dan kecerdasan buatan (AI), pelaku kejahatan siber masih mengandalkan cara konvensional untuk mencuri data pengguna.

Dalam gelombang pertama, pelaku mengirimkan email yang dibuat seolah-olah merupakan komunikasi resmi dari DocuSign.

Email tersebut menyasar akun perusahaan di Timur Tengah, Amerika Latin, Eropa Barat, Rusia, Armenia, dan Azerbaijan.

Email itu dilengkapi tautan phishing yang dirancang untuk mencuri kredensial pengguna.

Lebih dari sepekan kemudian, muncul gelombang serangan kedua yang hingga kini masih berlangsung.

Kali ini, pelaku mengatasnamakan Zoom dan mengirimkan pemberitahuan bahwa akun penerima akan dinonaktifkan.

Kampanye tersebut menggunakan dua modus utama. Pertama, tautan phishing yang mengarahkan korban ke halaman palsu untuk mencuri kredensial.

Kedua, formulir yang disematkan dalam email dan meminta informasi pribadi serta data kartu kredit.

Hingga 11 September 2026, Kaspersky telah mendeteksi lebih dari 1.000 email phishing yang terkait dengan kampanye tersebut.

Manajer Grup Perlindungan Ancaman Email Kaspersky, Andrey Kovtun, mengatakan perkembangan teknologi dan penggunaan AI membuat perhatian terhadap phishing semakin besar.

Namun, modus sederhana tetap efektif karena karyawan dapat melewatkan tanda-tanda penipuan di tengah banyaknya email yang masuk.

“Pelaku penipuan memilih merek yang umum digunakan di lingkungan perusahaan agar dapat meniru email resmi secara meyakinkan,” ujar Kovtun dalam keterangan tertulis, Rabu (16/9).

Menurut dia, perlindungan keamanan siber perusahaan tidak seharusnya hanya mengandalkan kewaspadaan karyawan.

Sistem keamanan khusus juga diperlukan untuk mendeteksi berbagai jenis phishing, termasuk serangan dengan metode sederhana.

Untuk memperkuat keamanan lingkungan perusahaan, Kaspersky merekomendasikan sejumlah langkah.

Pertama, perusahaan perlu mempertimbangkan penggunaan solusi keamanan khusus untuk melindungi email dari spam, infeksi yang disebarkan melalui email, serta berbagai bentuk phishing.

Kedua, perusahaan perlu memberikan pelatihan keamanan siber secara berkala kepada karyawan. Pelatihan tersebut bertujuan meningkatkan kewaspadaan dan mengurangi risiko insiden akibat faktor manusia.

Ketiga, perusahaan disarankan mengintegrasikan perlindungan pada perangkat dengan sistem mitigasi risiko yang berkaitan dengan faktor manusia.

Keempat, karyawan perlu mendapatkan informasi secara rutin mengenai ancaman siber, termasuk ciri-ciri email berbahaya dan kemungkinan phishing yang menyamar sebagai komunikasi resmi.

Kelima, perusahaan dapat melakukan simulasi phishing secara terkendali untuk menguji kewaspadaan karyawan sekaligus mengidentifikasi kelompok pengguna yang memiliki risiko lebih tinggi.

Terakhir, Kaspersky merekomendasikan penerapan autentikasi multi-faktor (MFA) pada seluruh akun email, terutama akun dengan hak akses khusus.

Jika memungkinkan, perusahaan juga dapat menggunakan metode autentikasi tanpa kata sandi, seperti token atau notifikasi push ke ponsel.

Berita Terkini

See More