Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG)|analisa market|Korea Investment & Sekuritas Indonesia (KISI)

ANALIS MARKET (14/8/2026): IHSG Diproyeksikan Cenderung Bergerak Flat dan Konsolidatif

Oleh: Ria

14 Agustus 2026, 07:56
ANALIS MARKET (14/8/2026): IHSG Diproyeksikan Cenderung Bergerak Flat dan Konsolidatif

foto: ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Riset harian Korea Investment and Sekuritas Indonesia (KISI) menyebutkan, seluruh indeks utama Wall Street kompak ditutup menguat, dipimpin oleh Nasdaq (+0,81%), S&P 500 (+0,65%), NYSE Composite (+0,21%), dan Dow Jones (+0,13%).

Penguatan pasar ekuitas AS ditopang oleh rilis data inflasi Personal Consumption Expenditures (PCE) yang cenderung flat atau melandai.

Sinyal stabilisasi inflasi ini kian meredakan spekulasi pasar terkait potensi kenaikan suku bunga acuan lanjutan oleh Federal Reserve, sehingga memberikan angin segar bagi sentimen aset berisiko.

Sementara itu, dari pasar domestik, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak volatil di sekitar area garis indikator EMA-60.

Tekanan yang sempat terjadi pasca pengumuman rebalancing indeks MSCI dinilai relatif terbatas dan tidak terlalu dalam karena gejolaknya telah terakomodasi (priced-in) sesuai ekspektasi pasar.

Fokus utama pelaku pasar hari ini tertuju pada Rapat Paripurna DPR RI, di mana Presiden dijadwalkan menyampaikan pidato Nota Keuangan serta RUU RAPBN 2027 untuk mencermati arah kebijakan fiskal dan proyeksi ekonomi ke depan.

“Menjelang agenda penting tersebut, IHSG diproyeksikan cenderung bergerak flat dan konsolidatif dalam rentang support 6.250 hingga resistance 6.370,” sebut Azharys Hardian selaku Investment Specialist PT Korea Investment and Sekuritas Indonesia dalam riset Jumat (14/8).

Selanjutnya disebutkan beberapa saham yang bisa menjadi pilihan pelaku pasar diperdagangan hari ini, yaitu:

-BBTN - Trading Buy, Entry Price: 1200-1220, Target Price: 1255, 1275 SL <1175

-BMRI - Trading Buy, Entry price 4090-4130, Target Price 4280, 4380 SL <4060

Disclaimer: Tulisan ini bersifat edukasi, bukan ajakan menjual/membeli efek tertentu. Analisa kembali sebelum melakukan keputusan transaksi.

Berita Terkini

See More