ANALIS MARKET (02/9/2026): IHSG Diproyeksikan Menguji Area Resistance di Level 6.640
Oleh: Ria

foto: ilustrasi (ist)
Pasardana.id – Riset harian Korea Investment and Sekuritas Indonesia (KISI) menyebutkan, diperdagangan kemarin (01/9), Indeks utama bursa Wall Street ditutup kompak melemah pada perdagangan terakhir, dipimpin oleh Nasdaq (-1,03%), Dow Jones (-0,79%), S&P 500 (-0,71%), dan NYSE Composite (-0,46%).
Tekanan pada pasar ekuitas global dipicu oleh kecemasan pelaku pasar terhadap antisipasi kenaikan suku bunga global.
Sentimen ini makin menguat setelah Menteri Keuangan AS memberikan sinyal perlunya kenaikan suku bunga acuan oleh Bank of Japan (BoJ), yang kemudian memicu lonjakan imbal hasil (yield) obligasi pemerintah Jepang ke level tertinggi serta memicu aksi jual (sell-off) di pasar obligasi global.
Sementara itu, dari pasar domestik, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sebelumnya ditutup menguat solid sebesar +1,14%, yang didorong oleh aksi beli meyakinkan pada saham-saham sektor energi.
“Untuk perdagangan hari ini, IHSG diproyeksikan berpotensi menguji area resistance di level 6.640 sebelum berpeluang melanjutkan penguatan untuk menutup gap teknikal di kisaran 6.700. Sektor energi diperkirakan masih akan menjadi penopang utama (driver) pergerakan indeks sepanjang hari ini,” sebut Azharys Hardian - Investment Specialist PT Korea Investment and Sekuritas Indonesia dalam riset Rabu (02/9).
Selanjutnya disebutkan beberapa saham yang bisa menjadi pilihan pelaku pasar diperdagangan hari ini, yaitu:
-ARTO - Accumulative Buy, Entry Price: 960-990, Target Price: 1065, 1135 SL <920
-RATU - Trading Buy, Entry Price: 4300-4400, Target Price 4630, 4790 SL <4150
Disclaimer: Tulisan ini bersifat edukasi, bukan ajakan menjual/membeli efek tertentu. Analisa kembali sebelum melakukan keputusan transaksi.





