menkeu purbaya|utang pemerintah|Produk Domestik Bruto (PDB)|Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN)|Pemungutan Pajak

Purbaya Sebut Utang Pemerintah Masih Berpeluang Turun Meski Jumlahnya Rp10.000 Triliun Lebih

Oleh: Ronal

13 Agustus 2026, 01:01
Purbaya Sebut Utang Pemerintah Masih Berpeluang Turun Meski Jumlahnya Rp10.000 Triliun Lebih

Foto : istimewa

Pasardana.id - Utang pemerintah yang tercatat hingga per Juni 2026 jumlahnya lebih dari Rp10.000 triliun.

Besaran angka tersebut diperkirakan setara dengan 41% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional.

Terkait hal tersebut, selaku Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan masih akan melihat perkembangan utang pemerintah hingga akhir 2026.

Dia mengatakan rasio utang tersebut masih bisa berpeluang alami penurunan. Dengan alasan, saat ini utang pemerintah masih dibawah batas 60 persen.

"Belum kan berakhir tahunnya. Nanti kita lihat akhir tahun pertumbuhannya seperti apa, harusnya akan bisa turun lagi sedikit," ucap Menkeu Purbaya kepada awak media di Gedung Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Jakarta, pada Rabu (12/8).

Bendahara Negara ini pun menjelaskan jumlah utang pemerintah harus dilhat secara berkelanjutan dan besaran pertumbuhan ekonomi.

Ia mengaku akan memperketat defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) agar tetap berada di bawah batas minimal 3%.

"Strateginya kita akan batasin defisit supaya nggak tinggi-tinggi amat," ungkapnya.

Tak hanya itu, dirinya juga akan mengoptimalkan pemungutan pajak atau tax collection. Namun, ia menegaskan tidak akan menaikkan pajak.

"Kita akan efektifkan tax collection kita, bukan naikin pajak ya. Tapi kita bersihkan cara kita beroperasi menggunakan pajak," tandasnya.

Berita Terkini

See More