See More

12 Agustus 2026, 19:04

12 Agustus 2026, 18:50

12 Agustus 2026, 17:05

12 Agustus 2026, 16:38

12 Agustus 2026, 15:30

12 Agustus 2026, 15:13
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG)|analisa market|Korea Investment & Sekuritas Indonesia (KISI)
Oleh: Ria

foto: ilustrasi (ist)
Pasardana.id – Riset harian Korea Investment and Sekuritas Indonesia (KISI) menyebutkan, diperdagangan kemarin (11/8), Indeks utama bursa Wall Street ditutup bervariasi (mixed) cenderung tertekan, dipimpin pelemahan Nasdaq (-0,60%), Dow Jones (-0,34%), dan S&P 500 (-0,32%), sementara NYSE Composite menguat tipis (+0,07%).
Ketidakpastian pasar meningkat dipicu oleh jalan buntu (deadlock) dalam negosiasi geopolitik antara Amerika Serikat dan Iran.
Meskipun demikian, Pakistan terus mengupayakan jalur diplomasi agar proses negosiasi antar kedua negara tetap berlanjut.
Kebuntuan diplomasi tersebut kembali mendongkrak harga minyak mentah acuan Brent mendekati level USD 90 per barel, yang memicu kekhawatiran baru terkait ketegangan pasokan energi global.
Sementara itu, dari pasar domestik, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sebelumnya ditutup melemah -1,53%.
Pelemahan indeks dipicu oleh aksi tekan pada saham-saham sektor keuangan (financials) serta sektor barang konsumen primer (non-cyclicals).
Kendati demikian, secara teknikal, posisi IHSG masih mampu tertahan di atas garis indikator EMA-20, menjaga peluang konsolidasi yang relatif terjaga.
“Untuk perdagangan hari ini, IHSG diproyeksikan akan bergerak berada dalam rentang pergerakan (range) 6.200 – 6.350,” sebut Azharys Hardian selaku Investment Specialist PT Korea Investment and Sekuritas Indonesia dalam riset Rabu (12/8).
Selanjutnya disebutkan beberapa saham yang bisa menjadi pilihan pelaku pasar diperdagangan hari ini, yaitu:
-MEDC - Trading Buy, Entry Price: 1315-1340, Target Price: 1400, 1425 SL <1265
-ADRO - Trading Buy, Entry price 2460-2490, Target Price 2550, 2580 SL <2420
Disclaimer: Tulisan ini bersifat edukasi, bukan ajakan menjual/membeli efek tertentu. Analisa kembali sebelum melakukan keputusan transaksi.