See More
30 Juli 2026, 19:11

30 Juli 2026, 18:26

30 Juli 2026, 17:57

30 Juli 2026, 17:39
30 Juli 2026, 17:17

30 Juli 2026, 16:35
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG)|analisa market|FAC Sekuritas
Oleh: Ria

foto: ilustrasi (ist)
Pasardana.id – Riset harian FAC Sekuritas menyebutkan, pada perdagangan kemarin (29/7), IHSG ditutup melemah -39,20 poin (-0,64%) ke level 6.091,39.
Pelemahan IHSG secara umum dipicu oleh kombinasi faktor eksternal dan internal, yang meliputi peningkatan ketidakpastian global serta eskalasi geopolitik yang mendorong lonjakan harga energi dan kekhawatiran inflasi.
Kondisi tersebut diperparah oleh kebijakan suku bunga tinggi global (higher for longer) yang memicu capital outflow, pelemahan nilai tukar rupiah, tekanan pada anggaran fiskal domestik akibat potensi kenaikan subsidi energi, serta faktor teknikal berupa aksi jual saat indeks menembus level support penting.
Sementara itu, Wall Street tadi malam ditutup melemah, tercermin dari DJIA (-2,18%), S&P 500 (-1,51%), & Nasdaq (-1,74%).
Pelemahan tersebut disebabkan aksi jual di sektor semikonduktor akibat kekhawatiran belanja AI yang dinilai berlebihan, sehingga membuat investor hati-hati menjelang laporan keuangan perusahaan teknologi besar.
Disaat yang sama, kekhawatiran inflasi akibat kenaikan harga minyak dan sinyal The Fed yang masih membuka peluang kebijakan moneter tetap ketat ikut menjadi tambahan tekanan.
“Menyikapi beragam kondisi tersebut, pada perdagangan hari ini, IHSG diperkirakan cenderung bergerak mixed seiring masih adanya tekanan jual investor asing, depresiasi nilai tukar Rupiah, dan tensi geopolitik Timur Tengah yang memanas,” sebut analis FAC Sekuritas dalam riset Kamis (30/7).