See More

20 Agustus 2026, 19:24

20 Agustus 2026, 18:35

20 Agustus 2026, 17:49

20 Agustus 2026, 17:39

20 Agustus 2026, 17:17

20 Agustus 2026, 16:18
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG)|analisa market|FAC Sekuritas
Oleh: Ria

foto: ilustrasi (ist)
Pasardana.id – Riset harian FAC Sekuritas menyebutkan, pada perdagangan kemarin (18/8), IHSG ditutup menguat +47,94 poin (+0,75%) ke level 6.449,83.
Penguatan IHSG didorong aksi beli pelaku pasar pada saham-saham seperti BYAN (+19,97%), BRMS (+4,03%), EMAS (+3,31%), PGUN (+19,93%), TOWR (+8,21%), & EXCL (+3,93%).
Kemudian, Menteri Investasi dan Hilirisasi, Rosan Roeslani, mengatakan bahwa pemerintah menargetkan realisasi investasi selama 2027 sebesar Rp2.322 triliun, naik +13,8% dari target 2026 di level Rp2.041 triliun.
Di saat yang sama, Bank Indonesia memperluas penggunaan Kartu Kredit Indonesia agar dapat digunakan oleh konsumen dan pelaku usaha, sebagai bagian dari upaya meningkatkan daya beli dan mendukung pertumbuhan ekonomi.
Sementara itu, Wall Street tadi malam ditutup melemah, tercermin dari DJIA (-0,22%), S&P 500 (-0,69%), & Nasdaq (-1,33%).
Imbal hasil obligasi jangka panjang sedikit menurun dari level tertingginya, tetapi masih berada di dekat level tertinggi dalam beberapa tahun terakhir.
Kondisi ini dipengaruhi oleh kekhawatiran terhadap inflasi dan meningkatnya penerbitan obligasi oleh perusahaan-perusahaan AI, yang membuat investor lebih waspada terhadap kenaikan term premium.
Kekhawatiran inflasi juga meningkat akibat kenaikan harga energi setelah AS memberikan sinyal akan memperpanjang blokade terhadap ekspor kapal tanker Iran.
Di tengah kondisi tersebut, saham-saham perusahaan chip yang berkaitan dengan AI mengalami tekanan cukup besar, dengan Nvidia (-2,3%), Broadcom (-3,2%), Micron (-7%), AMD (-4,3%), Intel (-6,6%), dan Sandisk (-9%).
“Menyikapi beragam kondisi tersebut, pada perdagangan hari ini, IHSG diperkirakan masih cenderung menguat seiring tren penguatan nilai tukar Rupiah,” sebut analis FAC Sekuritas dalam riset Rabu (19/8).