See More
30 Juli 2026, 19:11

30 Juli 2026, 18:26

30 Juli 2026, 17:57

30 Juli 2026, 17:39
30 Juli 2026, 17:17

30 Juli 2026, 16:35
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG)|analisa market|FAC Sekuritas
Oleh: Ria

foto: ilustrasi (ist)
Pasardana.id – Riset harian FAC Sekuritas menyebutkan, pada perdagangan kemarin (28/7), IHSG ditutup melemah -55,19 poin (-0,89%) ke level 6.130,59.
Pelemahan IHSG disebabkan berlanjutnya tekanan jual oleh investor asing sebesar Rp788,57 miliar (regular market) dan depresiasi nilai tukar Rupiah terhadap dollar AS menjadi di level Rp18.088.
Dari sisi katalis, Vice President Ratings Moody’s, Martin Petch, mengatakan kepada Bloomberg bahwa dampak jangka panjang terhadap peringkat kredit Indonesia akan sangat bergantung pada kemampuan Bank Indonesia dalam menjaga kredibilitas kebijakan moneter pasca mundurnya Perry Warjiyo.
Sementara itu, Wall Street tadi malam ditutup variatif, tercermin dari DJIA (+1,03%), S&P 500 (+0,22%), & Nasdaq (-0,22%).
Pergerakan saham AS dipengaruhi oleh kekhawatiran melambatnya belanja AI dan meningkatnya persaingan di industri semikonduktor yang menekan saham-saham chip.
Di sisi lain, laporan keuangan emiten yang solid serta turunnya harga minyak berhasil menopang sentimen investor dan membatasi pelemahan pasar.
“Pada perdagangan hari ini, IHSG diperkirakan masih cenderung tertekan seiring berlanjutnya tekanan jual investor asing, depresiasi nilai tukar Rupiah, dan kekhawatiran terkait independensi Bank Indonesia,” sebut analis FAC Sekuritas dalam riset Rabu (29/7).