See More
30 Juli 2026, 19:11

30 Juli 2026, 18:26

30 Juli 2026, 17:57

30 Juli 2026, 17:39
30 Juli 2026, 17:17

30 Juli 2026, 16:35
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG)|analisa market|FAC Sekuritas
Oleh: Ria

foto: ilustrasi (ist)
Pasardana.id – Riset harian FAC Sekuritas menyebutkan, pada perdagangan kemarin (27/7), IHSG ditutup melemah -10,65 poin (-0,17%) ke level 6.185,78.
Pelemahan IHSG dipengaruhi oleh sentimen negatif setelah pengunduran diri Perry Warjiyo secara mendadak dari jabatannya sebagai Gubernur Bank Indonesia.
Meskipun harga minyak mentah Brent mengalami penurunan dan mayoritas bursa saham Asia ditutup menguat, pasar domestik tetap berada di bawah tekanan akibat meningkatnya ketidakpastian terkait arah kebijakan moneter ke depan serta kekhawatiran investor terhadap independensi Bank Indonesia.
Kondisi tersebut mendorong pelaku pasar untuk mengambil sikap lebih berhati-hati terhadap aset-aset Indonesia sambil menunggu kejelasan mengenai penunjukan gubernur definitif Bank Indonesia.
Sementara itu, Wall Street tadi malam ditutup variatif, tercermin dari DJIA (+0,51%), S&P 500 (+0,02%), & Nasdaq (-0,18%).
Pergerakan saham AS dipengaruhi oleh sikap hati-hati investor menjelang keputusan suku bunga The Fed, rilis data ekonomi, dan laporan keuangan emiten.
Di sisi lain, pelemahan saham-saham semikonduktor akibat kekhawatiran terhadap belanja AI membebani pasar, kemudian meredanya ketegangan AS-Iran yang mendorong turunnya harga minyak dan yield obligasi memberikan sentimen positif, terutama bagi indeks DJIA.
“Menyikapi beragam kondisi tersebut diatas, pada perdagangan hari ini, IHSG diperkirakan masih cenderung tertekan seiring berlanjutnya net foreign sell, depresiasi nilai tukar Rupiah, dan kekhawatiran terkait independensi Bank Indonesia,” sebut analis FAC Sekuritas dalam riset Selasa (28/7).