Proyek Storage Minyak Nasional di Sumatra Masih Sepi Peminat
Oleh: Ronal

Foto : istimewa
Pasardana.id – Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) masih menunggu investor terkait pengembangan fasilitas penyimpanan minyak (oil storage) di Indonesia, khususnya di wilayah Sumatra.
Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Migas) Kementerian ESDM, Laode Sulaeman mengungkapkan, bahwa sebelumnya ada investor dari India yang menyampaikan minatnya untuk bekerja sama.
Adapun kerja sama yang ditawarkan tidak hanya terkait pembangunan fasilitas penyimpanan minyak, tetapi juga untuk memperkuat cadangan energi nasional melalui kolaborasi dengan PT Pertamina (Persero).
"Jadi selain dia kerjasama bagaimana memperkuat Pertaminanya, juga dia bekerjasama untuk memperkuat storage-nya gitu. Itu waktu itu, tapi sekarang kan seperti saya bilang tadi, belum ada pembahasan lagi lebih lanjut,” kata Laode di Jakarta, Rabu (22/7).
Selanjutnya Laode mengatakan, bahwa selain investor yang berasal dari India, terdapat pihak lain yang telah menyampaikan ketertarikan terhadap proyek pembangunan fasilitas penyimpanan minyak di Indonesia.
Meski telah muncul sejumlah minat investasi, Laode menegaskan, hingga saat ini belum ada investor yang benar-benar menunjukkan keseriusan untuk merealisasikan pembangunan fasilitas penyimpanan minyak dalam waktu dekat ini.
“Sebenarnya India ini investornya dari Inggris orangnya aja yang India. Cuman, memang belum ada yang bener-bener serius ingin melakukan itu dalam waktu cepat,” tukasnya.




