Omni Communication Assistant (OCA)|Digital Transformation Indonesia Conference & Expo (DTI-CX) 2026|TLKM|PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk

TLKM Hadirkan Inovasi OCA Berbasis AI di DTI-CX 2026

Oleh: Dadag

12 Agustus 2026, 13:38
TLKM Hadirkan Inovasi OCA Berbasis AI di DTI-CX 2026

Foto: Istimewa

Pasardana.id – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom, IDX: TLKM) kembali menunjukkan kapabilitas digitalnya melalui partisipasi pada event Digital Transformation Indonesia Conference & Expo (DTI-CX) 2026 yang berlangsung di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Direktur IT Digital Telkom, Faizal Rochmad Djoemadi, menegaskan bahwa ajang DTI-CX menjadi momentum strategis untuk memperlihatkan kesiapan teknologi masa depan perusahaan.

"Adopsi kecerdasan buatan kini bukan lagi sekadar tren teknologi, melainkan fondasi kritikal bagi setiap industri untuk mendongkrak efisiensi operasional, mengakselerasi pertumbuhan bisnis, serta merancang pengalaman digital yang lebih responsif dan berpusat pada pelanggan," beber Faizal Rochmad Djoemadi, seperti dilansir dari siaran pers, Rabu (12/8/2026).

Kebutuhan tersebut dijawab Omni Communication Assistant (OCA) yang merupakan salah satu produk yang ditonjolkan Telkom melalui berbagai kapabilitas yang dirancang untuk mendukung pengelolaan interaksi pelanggan secara menyeluruh.

Salah satunya melalui OCA Interaction yang mengintegrasikan berbagai saluran komunikasi pelanggan dalam satu dasbor terpadu dan dilengkapi sistem tiket.

Kapabilitas tersebut memungkinkan perusahaan mengelola interaksi dan proses penyelesaian permasalahan pelanggan secara lebih terstruktur dengan dukungan fitur berbasis AI, seperti AI Reply, AI Translate, AI Enhance, dan AI Summary.

Mengusung tiga zona tematik, yaitu Digital Transformation Zone, AI Zone, dan Cyber Security Zone, Telkom menghadirkan berbagai kapabilitas dan solusi digital untuk menjawab kebutuhan transformasi industri yang terus berkembang.

Pembagian zona tersebut merepresentasikan kapabilitas Telkom dalam menyediakan solusi digital secara menyeluruh.

Dari ketiga zona yang dihadirkan, AI Zone menjadi salah satu area yang mendapat perhatian melalui pengenalan AIcosystem, ekosistem kecerdasan buatan TelkomGroup yang mengintegrasikan berbagai kapabilitas dan solusi berbasis AI.

Salah satu bagian dalam AIcosystem adalah lapisan AI Solutions & Applications yang menghadirkan inisiatif Telkom AI Center of Excellence (AI CoE) melalui pilar AI Hub.

Pilar tersebut berperan sebagai pusat penyedia solusi kecerdasan buatan yang telah teruji dan dikembangkan untuk menjawab kebutuhan berbagai sektor industri.

Sejumlah solusi yang ditampilkan antara lain Omni Communication Assistant (OCA), PrivateGPT, DIP (Decision Intelligence Platform), dan AI CCTV Analytics.

Di antara berbagai solusi tersebut, OCA menjadi salah satu produk yang ditonjolkan Telkom.

Platform itu memanfaatkan kapabilitas kecerdasan buatan untuk mendukung perusahaan dalam mengelola interaksi pelanggan secara lebih terintegrasi, efisien, dan responsif.

Selain pengelolaan interaksi, OCA menghadirkan kapabilitas OCA Automated Interaction yang memadukan teknologi Generative AI dan Agentic AI.

Kapabilitas tersebut memungkinkan asisten virtual menjalankan proses secara mandiri serta mengambil tindakan sesuai alur dan kebutuhan operasional masing-masing perusahaan.

Untuk mendukung penyampaian informasi secara luas, OCA juga dilengkapi dengan fitur OCA Blast yang memungkinkan perusahaan mengirimkan pesan secara massal kepada jutaan pelanggan secara instan dengan format konten yang dapat dipersonalisasi.

Seluruh kapabilitas tersebut dapat diintegrasikan ke dalam sistem operasional pelanggan melalui OCA API, sehingga memungkinkan perusahaan menyesuaikan pemanfaatan solusi dengan kebutuhan bisnisnya.

Melalui partisipasi di DTI-CX 2026, Telkom terus memperkuat perannya dalam menghadirkan kapabilitas digital yang dapat mendukung perusahaan di berbagai sektor dalam meningkatkan produktivitas, efisiensi operasional, dan kualitas pengalaman pelanggan.

Upaya itu sejalan dengan transformasi Telkom untuk membangun ekosistem digital yang adaptif serta mampu menjawab kebutuhan industri dan perkembangan teknologi di masa depan.

Berita Terkini

See More