investasi daging |Danantara Indonesia|JBS Group

Perkuat Investasi Daging, Danantara Investasikan Rp44,6 Triliun JBS Group

Oleh: Ronal

10 Agustus 2026, 10:14
Perkuat Investasi Daging, Danantara Investasikan Rp44,6 Triliun JBS Group

Foto : istimewa

Pasardana.id – Pemerintah Indonesia lewat Danantara merogoh kocek untuk sebuah investasi senilai Rp2,5 miliar dolar AS untuk memperkuat industri peternakan Tanah Air.

Jumlah investasi yang jika dirupiahkan setara dengan Rp44,6 triliun ini tertuang dalam kemitraan strategis jangka panjang Danantara Investment Management (DIM) dengan produsen daging global terkemuka asal Brasil, JBS Group.

Dana investasi tersebut akan difokuskan pada pengembangan rantai pasok dan peningkatan produksi daging, dengan target menjadikan Indonesia sebagai salah satu pemain utama di pasar daging Asia.

Chief Investment Officer (CIO) Danantara Indonesia Pandu Patria Sjahrir, mengungkap lewat kolaborasi tersebut, melahirkan sebuah perusahaan patungan (joint venture) untuk membidik industri protein di kawasan Asia Tenggara, Australia, serta Selandia Baru. Dari investasi ini, kata Pandu, Danantara akan menguasai 25 persen kepemilikan saham.

"Selain mendapatkan akses terhadap ekosistem bisnis yang telah mapan di pasar internasional yang maju, kemitraan ini diharapkan dapat memanfaatkan pengalaman sekaligus jalur distribusi dari perusahaan protein global terkemuka yang dapat berkontribusi terhadap pengembangan jangka panjang sektor protein Indonesia,” ujarnya dari data yang berhasil dirangkum pada Senin, (10/8).

Pandu mengatakan kalau kemitraan strategis ini mencerminkan komitmen dalam membangun kolaborasi dengan mitra global yang sejalan dengan mandat investasi Danantara.

Kata Pandu, joint venture tersebut dapat menghimpun pembiayaan investasi tambahan hingga 2,5 miliar dolar AS secara bertahap sehingga total modal yang tersedia akan mencapai 5 miliar dolar AS.

"Pembiayaan ini akan digunakan untuk mendanai akuisisi dan investasi greenfield di Indonesia, Asia Tenggara, Australia, dan Selandia Baru," ujar Pandu.

Disampaikan Pandu, investasi ini akan memberikan DIM akses kepada konsumen ekosistem bisnis di pasar yang telah mapan serta kepada manajemen yang berpengalaman dengan kemampuan operasional yang telah teruji.

Sementara itu, sepanjang perjalanan JBS juga telah menunjukkan rekam jejak penciptaan nilai ( value creation) yang solid melalui pertumbuhan yang konsisten, perluasan pangsa pasar, serta kemampuan beradaptasi di tengah berbagai siklus industri yang berfluktuasi.

Berita Terkini

See More