ANALIS MARKET (23/7/2026): IHSG Diperkirakan Bergerak Sideways
Oleh: Ria

foto: ilustrasi (ist)
Pasardana.id – Riset harian Samuel Sekuritas menyebutkan, Pasar saham AS ditutup melemah pada Rabu (22 Jul): Dow -0.01%, S&P 500 - 0.14%, dan Nasdaq -0.57%. Wall Street mencatatkan pelemahan seiring meningkatnya ketegangan di Timur Tengah yang mendorong harga minyak mentah ke level tertinggi dalam enam minggu dan memicu kekhawatiran terhadap inflasi. Imbal hasil US Treasury tenor 10 tahun naik 2.64bps menjadi 4.655%, sementara Indeks Dolar AS turun 0.05% menjadi 101.13.
Pasar komoditas juga ditutup menguat pada Rabu (22 Jul): minyak mentah WTI naik 2.26% menjadi USD 86.83/bbl, minyak mentah Brent meningkat 3.36% menjadi USD 94.07/bbl, batu bara menguat 0.78% menjadi USD 135.55/ton, CPO naik 0.26% menjadi MYR 4,622/ton, dan emas menguat 1.31% menjadi USD 4,130/oz.
Pasar saham Asia mayoritas ditutup melemah pada Rabu (22 Jul): Hang Seng turun 0.95%, Nikkei turun 0.18%, dan Shanghai naik 0.07%. IHSG turun 0.09% ke level 6,334.48, dengan jual bersih asing sebesar IDR 920.2 miliar, yang terdiri atas jual bersih sebesar IDR 1,113.2 miliar di pasar reguler dan beli bersih sebesar IDR 193.0 miliar di pasar negosiasi. Jual bersih asing terbesar di pasar reguler tercatat pada DSSA (IDR 229.9 miliar), BBRI (IDR 141.0 miliar), dan ASII (IDR 137.2 miliar), sementara beli bersih asing terbesar tercatat pada TINS (IDR 55.5 miliar), ANTM (IDR 48.9 miliar), dan BNBR (IDR 44.4 miliar). Saham yang menjadi penggerak utama kenaikan indeks adalah BREN, CASA, dan VKTR, sementara saham yang menjadi penekan utama indeks adalah BBRI, AMMN, dan BMRI.
Adapun diperdagangan Kamis (23/7) pagi ini, KOSPI (+3.55%) dan Nikkei (+0.72%) dibuka menguat.
“Hari ini, kami memperkirakan IHSG akan bergerak sideways di tengah sentimen yang beragam di pasar global dan domestik,” sebut analis Samuel Sekuritas dalam riset Kamis (23/7).




