Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG)|analisa market|FAC Sekuritas

ANALIS MARKET (11/8/2026): IHSG Diperkirakan Cenderung Tertekan

Oleh: Ria

11 Agustus 2026, 09:08
ANALIS MARKET (11/8/2026): IHSG Diperkirakan Cenderung Tertekan

foto: ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Riset harian FAC Sekuritas menyebutkan, pada perdagangan kemarin (10/8), IHSG ditutup melemah 44,28 poin (- 0,69%) ke level 6.365,37.

Pelemahan IHSG terjadi seiring adanya profit taking pelaku pasar pasca penguatan pada pekan lalu yang cukup signifikan.

Dari data ekonomi, Bank Indonesia mencatat bahwa indeks keyakinan konsumen Indonesia turun ke level 116,8 pada Juli 2026 (vs. Juni 2026: 117,8, Juli 2025: 118,1), menandai penurunan dalam 3 bulan beruntun sekaligus level terendah sejak September 2025, meski masih berada pada level optimis (indeks >100).

Dari eksternal, Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araqchi, mengatakan pada Minggu (9/8) bahwa kesepakatan Iran dengan Oman terkait jalur pelayaran baru di Selat Hormuz sudah berada dalam “tahap akhir”, sembari menegaskan bahwa Iran tidak akan membuka kembali Selat Hormuz kecuali AS memenuhi tuntutan tertentu yang diajukan oleh Iran.

Sementara itu, Wall Street tadi malam ditutup melemah, tercermin dari DJIA (-0,11%), S&P 500 (-0,06%), & Nasdaq (-0,32%).

Kenaikan harga minyak mendorong imbal hasil obligasi lebih tinggi akibat kekhawatiran akan inflasi yang dipicu oleh biaya energi.

Biaya energi yang lebih tinggi memicu kekhawatiran bahwa The Fed mungkin perlu menaikkan suku bunga tahun ini, meskipun pasar tenaga kerja sedang melambat.

Saham-saham yang sensitif terhadap kredit bergerak variatif, dengan sektor keuangan sebagian besar mencatat penurunan.

“Menyikapi beragam kondisi tersebut, pada perdagangan hari ini, IHSG diperkirakan cenderung tertekan. Investor akan mencermati rilis data Laporan Survei Penjualan Eceran Indonesia (Juni 2026),” sebut analis FAC Sekuritas dalam riset Selasa (11/8).

Berita Terkini

See More