Menkop : KopDes Merah Putih Tak Akan Mematikan Warung Kecil dan Kelontong
Oleh: Ronal

Foto : istimewa
Pasardana.id - Pemerintah sedang mengupayakan Kopi Desa (KopDes) Merah Putih sebagai saluran distribusi berbagai komoditas bersubsidi.
Oleh karena itu, Kopdes Merah Putih bukanlah supermarket, melainkan infrastruktur pemerintah di desa yang dibangun untuk memperkuat distribusi barang dan layanan kepada masyarakat.
Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT), Yandri Susanto memastikan, KopDes Merah Putih tidak akan mematikan usaha warung kecil maupun toko kelontong di desa.
"Insya Allah tidak akan mematikan warung-warung kecil atau warung kelontong yang ada di desa. Nanti akan diatur sedemikian rupa, sehingga semuanya tetap hidup dan tetap kuat," kata Yandri usai rapat terbatas di Kantor Kemenko Bidang Pangan, Jakarta, Senin (20/7).
Saat ini, pemerintah masih menyusun aturan teknis operasional Kopdes Merah Putih, termasuk mekanisme pelaksanaannya di tingkat desa.
Penyusunan aturan tersebut ditargetkan rampung dalam waktu satu bulan.
"Tadi diminta Pak Menko Pangan satu bulan kami dikasih waktu, insya Allah Agustus," ujarnya.
Menkop Yandri juga memastikan keberadaan Kopdes Merah Putih juga tidak akan mengganggu operasional Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).
Menurutnya, kedua lembaga tersebut akan saling melengkapi, bukan saling bersaing.
"Misalkan BUMDes selama ini mengelola desa wisata, kan tidak beririsan dengan Kopdes. Nanti Kopdes bisa menyiapkan kebutuhan desa wisata itu," tuturnya.
Ia menjelaskan, Kopdes Merah Putih akan mendukung unit-unit usaha yang telah dijalankan BUMDes dengan menyediakan berbagai kebutuhan operasional.
"Jadi ini kerja sama saja, kolaborasi antara BUMDes dan Kopdes. Tidak akan saling mengadakan dan tidak akan saling menjatuhkan, justru saling menguatkan," tandasnya.




